Menu

Mode Gelap
Putusan MK Tegas, Bahwa Wartawan Tak Dapat Langsung Dituntut Pidana Karena Kerja Jurnalistiknya. Diduga Ada Upaya Paksa Penetapan Tersangkah, Seorang Kakek Berusia 70 Tahun Ajukan Praperadilan di PN. Medan Masyarakat Desa Liberia Dihebohkan Dengan Banyaknya Ikan Pada Mati di Sungai, Diduga Akibat Limbah. Nyali Kapolres Humbahas di Uji, Ditengah Maraknya Perjudian Togel yang Meresahkan Warga Humbahas Diduga Ada Setoran Pungli dan Gratifikasi untuk Pejabat Kadis dan ASN, BADKO HMI Sumut Desak Usut Disnakerkop UMKM Sergai Narkoba dan Judi Online Kian Merajalela, Ahmad Irham Tajhi SH, S.Sos: Dukung Presiden dan Gubsu, Kapolda Sumut Jangan Duduk Manis!

Uncategorized

Masyarakat Desa Liberia Dihebohkan Dengan Banyaknya Ikan Pada Mati di Sungai, Diduga Akibat Limbah.

badge-check


					Masyarakat Desa Liberia Dihebohkan Dengan Banyaknya Ikan Pada Mati di Sungai, Diduga Akibat Limbah. Perbesar

Sergai – Media Indonesia –  Masyarakat Desa Liberia Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dihebohkan dengan banyaknya ikan pada mati di sungai yang diduga diakibatkan air limbah dari aktivitas pabrik (kilang) ubi di hulu sungai, Selasa (20/01/2026).
Kehebohan terlihat sejak hari Senin, yang mana terlihat ada beberapa masyarakat yang sedang mengambil ikan yang terlihat mengambang dalam keadaan mabok ada yang menggunakan tangan maupun tanggok.
Menurut salah satu warga mengatakan, kami nggak tau kok tiba-tiba ikan pada muncul kepermukaan dengan keadaan mabok, lalu kami ambil yang masih hidup, dan ini biasanya diduga dikarenakan oleh limbah pembuangan dari kilang ubi yang buat tepung tapioka, karena kejadian ini sudah sering berulang terjadi.
Jadi kami sangat berharap kepada pemerintah melalui instansi terkait agar segera  mengambil tindakan yang tegas, jika benar terbukti keadaan yang mengakibatkan ikan yang disungai ini pada mati dikarenakan pembuangan limbah dari kilang ubi, karena ini tentu berdampak kepada lingkungan hidup air sungai, seperti ikan dan biota sungai lainnya, karena itu terlihat airnya pun berwarna keruh dan menimbulkan bau yang menyengat, ” Ungkapnya.”
Pada saat yang sama awak Media coba konfirmasi ke Syaifuddin Kades Liberia beliau mengatakan, membenarkan kejadian tersebut berdasarkan dari laporan warga terkait banyaknya ikan yang pada mati di sungai, kemudian pihak Desa langsung melakukan kordinasi dengan pihak yang terkait guna menindak lanjuti temuan tersebut.
” Iya tadi juga sudah ada turun petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan dari pihak Kepolisian guna melihat langsung ke lokasi, dan saya langsung perintahkan Pendi Kadus Dusun 1 guna mendampingi mereka.
Namun saya juga belum bisa memastikan apa yang menyebabkan ikan yang di sungai sebelah Alfamart hingga ke arah atas itu pada mati, namun dugaan sementara mengarah pada aliran limbah dari kawasan hulu sungai, ” Ungkapnya.”
Selain bau tak sedap yang mulai tercium di sekitar pemukiman warga, dampak paling nyata dari kejadian tersebut adalah banyaknya ikan yang pada mati di sungai. Dan untuk memastikan apa yang menjadi permasalahan hingga ikan itu pada mati, tentu kita menunggu hasil dari Dinas Lingkungan Hidup dan pihak Kepolisian, karena yang ada saat ini kita dan masyarakat hanya dugaan saja kalau itu diakibatkan dari limbah kilang ubi, ” Jelas Syaifuddin.” (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Putusan MK Tegas, Bahwa Wartawan Tak Dapat Langsung Dituntut Pidana Karena Kerja Jurnalistiknya.

20 Januari 2026 - 13:29 WIB

Muliono Kades Sei Rejo Diduga Berbohong Ketika Ditanya Mengenai Perkembangan Masalah Penutupan Saluran Aliran Irigasi.

19 Januari 2026 - 16:21 WIB

PEMBAHASAN TERKAIT INTERPELASI YANG DIAJUKAN FRAKSI GOLKAR DAN HANURA TERHADAP WALIKOTA SUBULUSALAM

18 Januari 2026 - 12:51 WIB

Mendagri : Pemerintah Kembalikan TKD Rp 10,6 Triliun Untuk Aceh, Sumut dan Sumbar.

18 Januari 2026 - 06:18 WIB

Masyarakat Petani Sei Rejo Berharap Kades Segera Mengambil Tindakan Tegas dan Konkret Dalam Masalah Penutupan Saluran Aliran Irigasi.

18 Januari 2026 - 04:41 WIB

Trending di Uncategorized