Menu

Mode Gelap
Pelindo Regional 1 Salurkan Paket Sembako Kepada Masyarakat di Wilayah Operasional. Petani Pematang Guntung Menjerit Sawah Kering, Kadis Pertanian Sergai Bungkam Saat Dikonfirmasi. Tingkatkan Kepedulian di Bulan Suci Ramadan, PT Socfindo Kebun Mata Pao Berbagi Takjil Kepada Masyarakat. Warga Namo Buaya Geruduk Kantor PT MSB2, Tuntut Kompensasi Akibat Limbah & Bau Busuk Misteri Sungai Liberia: Bupati Sergai “Bungkam”, Hasil Lab “Disembunyikan”, Dugaan Skenario Tutup Kasus, Menguat? Dugaan Mark Up Proyek Sumur Pompa Irigasi Tanah Dangkal di Desa Sei Rampah: Anggaran Rp 150 Juta, Fisik Diduga Hanya Rp 80 Juta.

Uncategorized

Masyarakat Desa Liberia Dihebohkan Dengan Banyaknya Ikan Pada Mati di Sungai, Diduga Akibat Limbah.

badge-check


					Masyarakat Desa Liberia Dihebohkan Dengan Banyaknya Ikan Pada Mati di Sungai, Diduga Akibat Limbah. Perbesar

Sergai – Media Indonesia –  Masyarakat Desa Liberia Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), dihebohkan dengan banyaknya ikan pada mati di sungai yang diduga diakibatkan air limbah dari aktivitas pabrik (kilang) ubi di hulu sungai, Selasa (20/01/2026).
Kehebohan terlihat sejak hari Senin, yang mana terlihat ada beberapa masyarakat yang sedang mengambil ikan yang terlihat mengambang dalam keadaan mabok ada yang menggunakan tangan maupun tanggok.
Menurut salah satu warga mengatakan, kami nggak tau kok tiba-tiba ikan pada muncul kepermukaan dengan keadaan mabok, lalu kami ambil yang masih hidup, dan ini biasanya diduga dikarenakan oleh limbah pembuangan dari kilang ubi yang buat tepung tapioka, karena kejadian ini sudah sering berulang terjadi.
Jadi kami sangat berharap kepada pemerintah melalui instansi terkait agar segera  mengambil tindakan yang tegas, jika benar terbukti keadaan yang mengakibatkan ikan yang disungai ini pada mati dikarenakan pembuangan limbah dari kilang ubi, karena ini tentu berdampak kepada lingkungan hidup air sungai, seperti ikan dan biota sungai lainnya, karena itu terlihat airnya pun berwarna keruh dan menimbulkan bau yang menyengat, ” Ungkapnya.”
Pada saat yang sama awak Media coba konfirmasi ke Syaifuddin Kades Liberia beliau mengatakan, membenarkan kejadian tersebut berdasarkan dari laporan warga terkait banyaknya ikan yang pada mati di sungai, kemudian pihak Desa langsung melakukan kordinasi dengan pihak yang terkait guna menindak lanjuti temuan tersebut.
” Iya tadi juga sudah ada turun petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan dari pihak Kepolisian guna melihat langsung ke lokasi, dan saya langsung perintahkan Pendi Kadus Dusun 1 guna mendampingi mereka.
Namun saya juga belum bisa memastikan apa yang menyebabkan ikan yang di sungai sebelah Alfamart hingga ke arah atas itu pada mati, namun dugaan sementara mengarah pada aliran limbah dari kawasan hulu sungai, ” Ungkapnya.”
Selain bau tak sedap yang mulai tercium di sekitar pemukiman warga, dampak paling nyata dari kejadian tersebut adalah banyaknya ikan yang pada mati di sungai. Dan untuk memastikan apa yang menjadi permasalahan hingga ikan itu pada mati, tentu kita menunggu hasil dari Dinas Lingkungan Hidup dan pihak Kepolisian, karena yang ada saat ini kita dan masyarakat hanya dugaan saja kalau itu diakibatkan dari limbah kilang ubi, ” Jelas Syaifuddin.” (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momen Ramadhan Penuh Kebahagiaan: RSUD Kota Subulusalam Aceh Santuni Anak Yatim Karyawan Dan Pegawainya

13 Maret 2026 - 11:37 WIB

Pembangunan Tengki Septik Individu Pendesaan Desa kuta Tengah Penanggalan 50 kk Tahun 2024 Sumber Dana DAK Terbengkalai Dan Belum Bisa Gunakan Di Duga Oknum DPRK Ikut Penyebabnya.

27 Januari 2026 - 13:04 WIB

Kapolres Sergai Abaikan Konfirmasi Awak Media Terkait Aktivitas Galian C.

27 Januari 2026 - 01:01 WIB

Jawaban Peristiwa Hukum & Alat Bukti Termohon dalam Perkara Praperadilan Nomor 2/Pid.Pra/2026/PN Mdn., Diduga Sarat Rekayasa Hukum dan Upaya Paksa*

25 Januari 2026 - 12:58 WIB

SINERGI LINGKUNGAN GEOGRAFI SMAN 1 RUNDENG BERSAMA KETUA PGRI CAB KEC.RUNDENG

24 Januari 2026 - 07:35 WIB

Trending di Uncategorized