Menu

Mode Gelap
Pelindo Regional 1 Salurkan Paket Sembako Kepada Masyarakat di Wilayah Operasional. Petani Pematang Guntung Menjerit Sawah Kering, Kadis Pertanian Sergai Bungkam Saat Dikonfirmasi. Tingkatkan Kepedulian di Bulan Suci Ramadan, PT Socfindo Kebun Mata Pao Berbagi Takjil Kepada Masyarakat. Warga Namo Buaya Geruduk Kantor PT MSB2, Tuntut Kompensasi Akibat Limbah & Bau Busuk Misteri Sungai Liberia: Bupati Sergai “Bungkam”, Hasil Lab “Disembunyikan”, Dugaan Skenario Tutup Kasus, Menguat? Dugaan Mark Up Proyek Sumur Pompa Irigasi Tanah Dangkal di Desa Sei Rampah: Anggaran Rp 150 Juta, Fisik Diduga Hanya Rp 80 Juta.

Uncategorized

Muliono Kades Sei Rejo Diduga Berbohong Ketika Ditanya Mengenai Perkembangan Masalah Penutupan Saluran Aliran Irigasi.

badge-check


					Muliono Kades Sei Rejo Diduga Berbohong Ketika Ditanya Mengenai Perkembangan Masalah Penutupan Saluran Aliran Irigasi. Perbesar

Sergai  –  Media Indonesia  –  Muliono Kades Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) diduga berbohong dalam memberikan keterangan kepada awak Media ketika ditanya mengenai perkembangan masalah penutupan saluran aliran irigasi di Desanya, hal tersebut disampaikan ketika awak Media konfirmasi melalui via Whatsapp nya, pada hari Senin (19/01/2026).
Ketika ditanya apa perkembangannya mengenai permasalahan penutupan saluran aliran irigasi, beliau menjawab via Whatsapp nya, mengatakan sawah masyarakat yang kekeringan sudah teratasi karena air sudah masuk melalui pompanisasi, namun ketika ditanya, siapa yang membayar biayanya pak Kades, pak Kades tidak menjawab.
Beliau hanya mengatakan, kita pun nggak diam…. Kita fikir bang, tapi kan pelan – pelan bang, semua masalah bisa teratasi tapi sabar ya kan bang.
Kemudian awak Media tanya kembali, jadi apakah permasalahan yang penutupan saluran aliran irigasi yang di tanah Yanto sudah selesai pak Kades, sudah bang, jawab pak Kades.
Kemudian awak Media coba tanya kepada masyarakat petani Sei Rejo, sembari menyampaikan apa yang telah disampaikan pak Kades, mereka menyayangkan pernyataan Kades tersebut, karena air itu masuk melalui pompanisasi dan itu tidak maksimal karena masih banyak yang belum mendapatkan air nya bang, kalau katanya sudah selesai mana buktinya, nyatanya masih ditutup saluran aliran irigasinya, belum dibuka, jadi apa gunanya ada dibuat saluran aliran irigasi dengan biaya pemerintah namun tidak bisa berfungsi, tentunya kan sia – sia saja uang negara.
Jadi kami disini melalui Media ini kami sangat mendesak kepada pak Kades dan juga para pemangku kebijakan yang terkait, agar segera menyelesaikan masalah ini dengan sebaik-baiknya dan jangan berlarut – larut karena disini kami para petani yang sangat dirugikan bang.
Selanjutnya awak Media juga konfirmasi Yanto yang mempunyai tanah tempat ditutupnya saluran aliran irigasi via Whatsapp nya pada pukul 22 : 00 Wib, guna menanyakan kebenarannya yang kata pak Kades sudah selesai, beliau menjawab, ” Belum tau bang, masih diluar kota aku bang.”
Tentu dari jawaban para masyarakat petani dan Yanto yang memiliki tanah tempat saluran aliran irigasi ditutup sangat berbeda dan bertolak belakang, karena dalam masalah kekeringan sudah teratasi kata Kades nyatanya tidak maksimal, dan mengenai penutupan saluran aliran irigasi sudah selesai kata Kades, nyatanya belum menurut masyarakat petani dan Yanto, tentu ini menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat dan publik apa motif maupun tujuan Kades dengan berbohongnya pak Kades tersebut karena tidak sesuai keterangan nya dengan masyarakat petani dan Yanto. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momen Ramadhan Penuh Kebahagiaan: RSUD Kota Subulusalam Aceh Santuni Anak Yatim Karyawan Dan Pegawainya

13 Maret 2026 - 11:37 WIB

Pembangunan Tengki Septik Individu Pendesaan Desa kuta Tengah Penanggalan 50 kk Tahun 2024 Sumber Dana DAK Terbengkalai Dan Belum Bisa Gunakan Di Duga Oknum DPRK Ikut Penyebabnya.

27 Januari 2026 - 13:04 WIB

Kapolres Sergai Abaikan Konfirmasi Awak Media Terkait Aktivitas Galian C.

27 Januari 2026 - 01:01 WIB

Jawaban Peristiwa Hukum & Alat Bukti Termohon dalam Perkara Praperadilan Nomor 2/Pid.Pra/2026/PN Mdn., Diduga Sarat Rekayasa Hukum dan Upaya Paksa*

25 Januari 2026 - 12:58 WIB

SINERGI LINGKUNGAN GEOGRAFI SMAN 1 RUNDENG BERSAMA KETUA PGRI CAB KEC.RUNDENG

24 Januari 2026 - 07:35 WIB

Trending di Uncategorized