Subulussalam,Aceh||Media Indonesia Ketua Ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) DPC Kota Subulussalam Ahmad Rambe ,sangat prihatin melihat keadaan Kota Subulussalam dalam beberapa tahun ini ,penerangan baik di pusat kota maupun di Jalan desa ,hampir semua Padam .
Yang paling ironis nya Lampu penarang Jalan khusus nya di jalan protokol pusat kota sampai saat ini tak kunjung di perbaiki oleh Dinas Terkait ,padahal biaya perawatan lampu jalan tetap di anggar kan setiap tahun ,bahkan untuk PEMBANYARAN Penerangan Lampu jalan tersebut Selalu di banyar masyarakat kota Subulussalam setiap bulan atau di setiap pembelian Token listrik senilai 10%setiap pemakaian Kwh meter listrik atau biaya pemakaian listrik
namun tunggakan sampai akhir tahun 2025 masih tersisa 8bulan .
Sesuai dengan Hasil konfirmasi Ketua ormas LAKI kepada pihak manejemen PT.PLN UP3,Kota Subulussalam ,Tomi bahwa Tagihan PBJT setiap bulan dari masyarakat Kota Subulussalam rata – rata sebesar 350.jt ,atau 10%dari biaya pemakaian pelanggan ,namun sampai hari ini pihak pemko subulussalam masih memiliki tagihan untuk PJU senilai .Rp 2.78.Milyar ,
Untuk itu kami minta kepada Walikota Subulussalam H.Abdul Rasid Bancin untuk segera menyelesaikan tunggakan pembayaran PJU ,yang sudah bertahun tahun menunggak ,apalagi saat ini Kita ingin menyambut hari bulan Suci puasa Ramadan ,sehingga masyarakat tidak terganggu dalam menjalan kan ibudah puasa di bulan depan sekaligus mengurangi angka kecelakaan di jalan raya dan juga sedikit membuat perubahan pada masa kepemimpinan HRB saat ini , ungkap Rambe
Pewarta// IP







