Menu

Mode Gelap
Polres Tebingtinggi Tangkap Pria Terduga Pemilik Sabu di Paya Pinang, 2 Paket Sabu Diamankan Dandim 0206/Dairi Hadiri Gladian Pimpinan Pramuka, Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kekompakan nergi TNI–Polri Jaga Malam Tigalingga Tetap Kondusif 🌙👮‍♂️👨‍✈️ Kenang Jasa Pejuang Bangsa,Kejaksaan Negeri Subulussalam Ziarah Kemakam Pahlawan Bijak Bermedsos: Kasus Pencemaran Nama Baik di Subulussalam Ditutup dengan Damai Rutan Kabanjahe Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Secara Virtual

Berita

Diduga Tahan Pencairan Dana Tahap Tiga 450 MCK Rumah Warga Terbengkalai

badge-check


					Diduga Tahan Pencairan Dana Tahap Tiga 450 MCK Rumah Warga Terbengkalai Perbesar

SUBULUSSALAM ACEH -Media Indonesia Progam batuan MCK kepada 450 rumah di Pemko Subulussalam tahun 2024 menyisakan preseden buruk dimata publik akibat hingga Juni 2025 belum selesai dikerjakan alias Mangkrak, Minggu ( 29/6/2025 )

Program bantuan Sanitasi itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Kementerian PUPR tahun 2024, tersebar di 9 ( sembilan ) desa Se-Kota Subulussalam diantaranya Desa Sikelondang, Buluh Dori, Subulussalam Selatan, Kuta Tengah, Penuntungan, Jontor, Lae Motong, Lae Mate serta dilaksanakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM ) yang dibentuk dan di SK kan oleh kepala desa setempat.

Dasar keterangan Ir. Alhaddin Kadis PUPR kota Subulussalam, itu program Sanitasi DAK 2024 dikerjakan oleh KSM secara swakelola dan uangnya masuk ke rekening KSM. Sepengetahuan beliau, belum dibayarnya dana tahap – 3 oleh Pemko Subulussalam dikarenakan belum adanya Peraturan Walikota ( Perwal ) masuk ke daftar utang APBK di tahun 2025, tutupnya

Dasar keterangan Kadis PUPR itu, kuat dugaan dananya sudah ditransfer 100% dari pusat ke Kas Pemko Subulussalam namun kuat dugaan 30% sisa dana yang belum disalurkan ke Kas KSM dialihkan ke program lain. Apa penyebab belum adanya Perwal tersebut, media ini belum berhasil meminta klarifikasi pihak terkait

Untuk diketahui besaran dana setiap KSM diberikan 600 Juta dengan jumlah MCK yang harus dibangun sebayak 50 ( Lima Puluh ) unit. Dengan demikian per satu MCK menelan biaya 12 juta rupiah.

Sejumlah warga penerima perlahan – lahan dan seorang demi seorang begitu pula secara bersama – sama sudah keberatan dan bertanya – tanya sampai viral dimedia online serta Media sosial mengapa MCK itu tak kunjung selesai dikerjakan hingga dapat dimanfaat sebagaimana mestinya.

Pewarta :IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komunitas Konten Kreator Medan Gelar Event Ragam Adat Satu Semangat, Dihadiri Ketua DPRD Kota Medan

26 Agustus 2025 - 03:34 WIB

Ragam Adat, Satu Semangat: Komunitas KK Medan Rayakan HUT RI ke-80 dengan Kreativitas Konten

26 Agustus 2025 - 01:18 WIB

CV Lae Saga Diduga Rampas Lahan Warga Kampong Belukur, Kepala Mukim Binanga Bela Hak Masyarakat Kampong

25 Agustus 2025 - 04:33 WIB

Anggota DPRD Kota Medan Lailatul Badri,Menghimbau Kepada Warga Jangan Buang Sampah Sembarangan

23 Agustus 2025 - 14:04 WIB

Aksi Nyata Kepedulian Sosial, Bobylovers Kembali Bagikan Ratusan Sembako Program Jum’at Berkah

22 Agustus 2025 - 13:29 WIB

Trending di Berita