Menu

Mode Gelap
Kejatisu Gelar Silahturahmi,”Buka Puasa Bersama Para Insan PERS Sumatra Utara. Dalam Tema Menebar Kebaikan Menjauhi “Hoaks Bungkam Ketika Dikonfirmasi Melalui Surat Resmi, Bupati Sergai Diduga Tutup Mata Kasus Ribuan Ikan Mati di Sungai Liberia yang Diduga Akibat Limbah Kilang Ubi. Ketua Gapoktan Sei Rejo Pastikan Perbaikan Pintu Air Irigasi Rampung Keseluruhannya Sesuai Spesifikasi. *KEJATI SUMUT RAIH PENGHARGAAN SEBAGAI INSTANSI TERBAIK KE-II KINERJA PENGGUNA ANGGARAN SE SUMATERA UTARA Rajut Silaturahmi Dengan Elemen Mahasisws, Kejati Sumut Gelar Buka Puasa Bersama Cipayung Plus Sumatera Utara

Berita

Diduga Tahan Pencairan Dana Tahap Tiga 450 MCK Rumah Warga Terbengkalai

badge-check


					Diduga Tahan Pencairan Dana Tahap Tiga 450 MCK Rumah Warga Terbengkalai Perbesar

SUBULUSSALAM ACEH -Media Indonesia Progam batuan MCK kepada 450 rumah di Pemko Subulussalam tahun 2024 menyisakan preseden buruk dimata publik akibat hingga Juni 2025 belum selesai dikerjakan alias Mangkrak, Minggu ( 29/6/2025 )

Program bantuan Sanitasi itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ) Kementerian PUPR tahun 2024, tersebar di 9 ( sembilan ) desa Se-Kota Subulussalam diantaranya Desa Sikelondang, Buluh Dori, Subulussalam Selatan, Kuta Tengah, Penuntungan, Jontor, Lae Motong, Lae Mate serta dilaksanakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM ) yang dibentuk dan di SK kan oleh kepala desa setempat.

Dasar keterangan Ir. Alhaddin Kadis PUPR kota Subulussalam, itu program Sanitasi DAK 2024 dikerjakan oleh KSM secara swakelola dan uangnya masuk ke rekening KSM. Sepengetahuan beliau, belum dibayarnya dana tahap – 3 oleh Pemko Subulussalam dikarenakan belum adanya Peraturan Walikota ( Perwal ) masuk ke daftar utang APBK di tahun 2025, tutupnya

Dasar keterangan Kadis PUPR itu, kuat dugaan dananya sudah ditransfer 100% dari pusat ke Kas Pemko Subulussalam namun kuat dugaan 30% sisa dana yang belum disalurkan ke Kas KSM dialihkan ke program lain. Apa penyebab belum adanya Perwal tersebut, media ini belum berhasil meminta klarifikasi pihak terkait

Untuk diketahui besaran dana setiap KSM diberikan 600 Juta dengan jumlah MCK yang harus dibangun sebayak 50 ( Lima Puluh ) unit. Dengan demikian per satu MCK menelan biaya 12 juta rupiah.

Sejumlah warga penerima perlahan – lahan dan seorang demi seorang begitu pula secara bersama – sama sudah keberatan dan bertanya – tanya sampai viral dimedia online serta Media sosial mengapa MCK itu tak kunjung selesai dikerjakan hingga dapat dimanfaat sebagaimana mestinya.

Pewarta :IP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Gapoktan Sei Rejo Pastikan Perbaikan Pintu Air Irigasi Rampung Keseluruhannya Sesuai Spesifikasi.

11 Maret 2026 - 21:41 WIB

Rico Waas Bersama Sejumlah Relawan Buka Puasa Bersama, Teguhkan Komitmen Wujudkan Program

11 Maret 2026 - 06:55 WIB

Ketua Exco Partai Buruh Sergai Kecam Pengabaian K3 di Kebun Rambutan: Nyawa Karyawan PKWT Diujung Tanduk Egrek!

11 Maret 2026 - 00:35 WIB

Dugaan Upaya Promosi Jabatan Pegawai Bank BUMN Melalui Jalur Non-Prosedural

10 Maret 2026 - 14:33 WIB

Satu Dekade IKAMAS, Silaturahmi Alumni Ponpes Ma’had Muhammad Saman Menguat Lewat Buka Puasa Bersama

10 Maret 2026 - 12:48 WIB

Trending di Berita