Menu

Mode Gelap
TGD: Halal bi Halal Itu Bid’ah Hssanah Pimpinan Umum MSN ID Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 Kepada Masyarakat. Pelapor Kasus Ribuan Ikan Mati Massal Diduga Akibat Limbah Kilang Ubi, Feber Andro Sirait, Mengaku Tidak Tahu Perkembangan Hasil Lab, “Memunculkan Tanda Tanya Besar.” Kelola Berbagai Line Bisnis, Hiroki Askara Sukses Dirikan ASKARA Group. Gentleman! Kajati Sumut Harli Siregar Minta Maaf Terkait Kasus Amsal Sitepu yay Picu Kegaduhan. Jalan Rusak Parah, Diminta Pemkab Deli Serdang Tindak Tegas PT KM Yang Lalu Lalang Menggunakan Alat Berat Di Jalan Pertahanan Patumbak

Berita

Tawuran Kembali Terjadi Di Belawan, 1 Orang Meninggal Dunia

badge-check

BELAWAN/MEDIA INDONESIA, Tawuran Kembali terjadi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan dan memakan korban. Seorang pemuda dilaporkan tewas akibat terkena panah beracun.

Tawuran antar 2 kelompok pemuda pecah di Kelurahan Belawan Bahagia, Medan Belawan, Jumat (27/6/2027) subuh. Dalam bentrokan itu menewaskan seorang pemuda bernama Alfarizi (20), warga Jalan Belanak, Lingkungan XVI, setelah terkena panah diduga beracun di bagian dada kirinya.

Informasi yang diperoleh, tawuran terjadi antara 2  kelompok Kampung Kolam dan Kampung Kolam Tanggul. Kedua kelompok saling serang menggunakan senjata tajam seperti klewang, senapan angin, dan panah.

Korban Alfarizi sempat dilarikan ke RS PHC Belawan karena mengalami luka serius, namun nyawanya tak tertolong dan ia mengembuskan napas terakhir sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Mendapat Informasi insiden tersebut, aparat gabungan dari Polres Pelabuhan Belawan, Polsek Belawan, Brimob Polda Sumut, serta personel Koramil Belawan langsung turun ke lokasi. Karena situasi sempat tidak terkendali, petugas terpaksa menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Setelah kondisi mulai kondusif, petugas melakukan penyisiran di sekitar lokasi tawuran guna mencari dan menangkap para pelaku yang terlibat.

Kapolsek Belawan AKP Ponijo membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa aparat masih melakukan penjagaan ketat di titik-titik rawan.

“Benar, satu korban meninggal dunia akibat terkena panah. Petugas masih melakukan penyelidikan dan berjaga-jaga untuk mencegah bentrok susulan,” ujar AKP Ponijo.(RED/TM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TGD: Halal bi Halal Itu Bid’ah Hssanah

5 April 2026 - 04:41 WIB

Pimpinan Umum MSN ID Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 Kepada Masyarakat.

5 April 2026 - 01:22 WIB

Pelapor Kasus Ribuan Ikan Mati Massal Diduga Akibat Limbah Kilang Ubi, Feber Andro Sirait, Mengaku Tidak Tahu Perkembangan Hasil Lab, “Memunculkan Tanda Tanya Besar.”

3 April 2026 - 17:59 WIB

Kelola Berbagai Line Bisnis, Hiroki Askara Sukses Dirikan ASKARA Group.

3 April 2026 - 14:09 WIB

Gentleman! Kajati Sumut Harli Siregar Minta Maaf Terkait Kasus Amsal Sitepu yay Picu Kegaduhan.

3 April 2026 - 10:14 WIB

Trending di Berita