Menu

Mode Gelap
Kebun Adolina Terancam Tidak Beroperasi Tahun Depan, Karena Belum Terealisasinya Syarat Untuk Perpanjangan Masa HGU. Penyuluhan Hukum Tim Hukum Jabar Istimewa Kabupaten Bekasi Stop Bullying Mari Berteman Tanpa Kekerasan. Berondolan Banyak Tidak Dikutip, Kebun Tanah Raja Diduga Menyia – Nyiakan Produksi. LSM TRINUSA Resmi Melaporkan Kegiatan Proyek yang Diduga Bermasalah ke Kejari Sergai. Kejari Subulussalam Gelar Penyuluhan Hukum Antikorupsi di SMAS Plus Muhammadiyah Subulussalam Crystal Cakrawala Indah Grup Salurkan Bantuan Bencana Melalui Dhirga Surya Sumut

Berita

Tawuran Kembali Terjadi Di Belawan, 1 Orang Meninggal Dunia

badge-check

BELAWAN/MEDIA INDONESIA, Tawuran Kembali terjadi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan dan memakan korban. Seorang pemuda dilaporkan tewas akibat terkena panah beracun.

Tawuran antar 2 kelompok pemuda pecah di Kelurahan Belawan Bahagia, Medan Belawan, Jumat (27/6/2027) subuh. Dalam bentrokan itu menewaskan seorang pemuda bernama Alfarizi (20), warga Jalan Belanak, Lingkungan XVI, setelah terkena panah diduga beracun di bagian dada kirinya.

Informasi yang diperoleh, tawuran terjadi antara 2  kelompok Kampung Kolam dan Kampung Kolam Tanggul. Kedua kelompok saling serang menggunakan senjata tajam seperti klewang, senapan angin, dan panah.

Korban Alfarizi sempat dilarikan ke RS PHC Belawan karena mengalami luka serius, namun nyawanya tak tertolong dan ia mengembuskan napas terakhir sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Mendapat Informasi insiden tersebut, aparat gabungan dari Polres Pelabuhan Belawan, Polsek Belawan, Brimob Polda Sumut, serta personel Koramil Belawan langsung turun ke lokasi. Karena situasi sempat tidak terkendali, petugas terpaksa menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Setelah kondisi mulai kondusif, petugas melakukan penyisiran di sekitar lokasi tawuran guna mencari dan menangkap para pelaku yang terlibat.

Kapolsek Belawan AKP Ponijo membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa aparat masih melakukan penjagaan ketat di titik-titik rawan.

“Benar, satu korban meninggal dunia akibat terkena panah. Petugas masih melakukan penyelidikan dan berjaga-jaga untuk mencegah bentrok susulan,” ujar AKP Ponijo.(RED/TM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Crystal Cakrawala Indah Grup Salurkan Bantuan Bencana Melalui Dhirga Surya Sumut

11 Desember 2025 - 07:34 WIB

CAMAT LONGKIB DAN PJ MUKIM LEPASKAN RELAWAN PENGANTAR DONASI PEDULI BENCANA BANJIR ACEH TAMIANG

11 Desember 2025 - 03:12 WIB

PC PIRA Tapanuli Tengah Salurkan Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor di Sigotom, Tukka

9 Desember 2025 - 09:24 WIB

Peduli Banjir, PT PHPO Bantu Minyak Goreng ke DLH Deliserdang

9 Desember 2025 - 05:43 WIB

Sekretaris PMI Kota Subulussalam Mundur Dari Jabatannya

7 Desember 2025 - 15:04 WIB

Trending di Nasional