Menu

Mode Gelap
Lintas 98 Sumut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Dinilai Mulai Mengarahkan Demokrasi Menuju Pemerataan Kesejahteraan. GEMPA Sumut Akan Gelar Aksi di Kejati Sumut, Diduga Pejabat Tinggi Kab. Langkat Menguasai Proyek di PT. LNK Melalui PT. CKM Asisten dan Mandor 1 Afdeling VII Kebun Rambutan PTPN 4, Bungkam dan Blokir Kontak Awak Media, Terkait Regulasi K3 dan Isu Pekerjakan Anak Dibawah Umur. Warga Dusun 6 Ancam Lakukan Aksi Protes Jika Aspirasi Mereka Tidak Dihiraukan, Terkait Darurat Lalat dan Bau Busuk yang Masih Merebak. Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1 Jadi Sorotan, Karena Diduga Gunakan Pekerja Informal dan Anak Dibawah Umur, Mendesak Pihak Management Tegakkan Regulasi K3. Anggota DPRD Sumut Partai Nasdem Terseret Dugaan Prostitusi, LKK Sumut: Jangan Kotori Marwah Umat dan DPRD Sumut!

Berita

Vivo T-series dan S-series Pamit dari Indonesia, Digantikan iQOO?

badge-check


					Vivo T-series dan S-series Pamit dari Indonesia, Digantikan iQOO? Perbesar

NEWS – Penggemar Vivo di Indonesia mungkin bertanya-tanya tentang nasib dua seri populer Vivo T-series dan S-series pamit dari Indonesia, yang sudah lama absen di Tanah Air. Pada tahun 2022, Vivo hanya merilis ponsel V-series dan Y-series di Indonesia, meninggalkan pertanyaan tentang kelanjutan T-series dan S-series.

Baru-baru ini, PR Manager Vivo Indonesia Alexa Tiara memberikan penjelasan mengenai hal tersebut. Ia mengatakan bahwa T-series dan S-series tidak dilanjutkan lagi di Indonesia karena kebutuhan konsumen sudah terpenuhi dengan kehadiran seri lainnya.

“Menurut aku personal, S itu kaya versi ekonomis dari V series, di mana itu sudah terjawab di V-e. Kalau di luar kan ada Lite, ada S juga. Kalau di sini (Indonesia) ada Pro, biasa, sama e,” kata Alexa Tiara di sela-sela acara Vivo Tech Trip di Shenzhen, China.

Alexa menjelaskan bahwa S-series di China berbeda dengan varian yang diluncurkan di Indonesia beberapa tahun yang lalu. Menurutnya S-series di China itu setara dengan V-series yang ditawarkan di Indonesia saat ini.

“Sebenarnya S series di China itu beda sama S series yang dulu di sini. S series di China itu sekarang setara dengan V series di sini. Jadi kalau di sini sudah ada V series, ngapain lagi ada S series,” terangnya.

Lantas, bagaimana dengan T-series?

Menurut Alexa, T-series (dan Z-series yang sempat dirilis pada tahun 2019 sebagai ponsel untuk gamer) kini digantikan dengan ponsel iQOO, sub-brand Vivo yang mengutamakan performa gaming.

“Kapan itu kita mengeluarkan Z-series itu demand-nya sangat tinggi, terus kita ngeluarin T-series demand-nya juga sangat tinggi. Terus setelah itu kita ngeluarin iQOO kan yang bisa nutup demand untuk T-series yang lebih performance dan gaming,” jelasnya.

iQOO: Jawaban Vivo untuk Gamer dan Penggemar Performa

iQOO merupakan sub-brand Vivo yang fokus pada smartphone gaming dan performa tinggi. Diluncurkan di China pada tahun 2019, iQOO telah mendapatkan popularitas di berbagai negara, termasuk Indonesia.

iQOO menawarkan berbagai smartphone dengan spesifikasi yang mumpuni untuk gaming, seperti chipset Snapdragon 8 Gen 1, RAM besar, layar refresh rate tinggi, dan baterai yang tahan lama.

Apakah Vivo Akan Meluncurkan Tablet dan Smartwatch di Indonesia?

Vivo T-series dan S-series Pamit dari Indonesia

Selain T-series dan S-series, Vivo juga memiliki perangkat IoT seperti smartwatch dan tablet. Namun, kedua perangkat itu belum merambah pasar Indonesia dan Vivo hingga saat ini hanya menyediakan perangkat wearable berupa TWS.

Alexa mengatakan saat ini Vivo belum berencana meluncurkan tablet dan smartwatch di Indonesia karena tidak melihat permintaan yang tinggi dari konsumen. Tapi ia tidak menutup kemungkinan Vivo akan merilis dua perangkat tersebut mengikuti permintaan konsumen.

“Untuk di Indonesia sih belum ada kebutuhan itu, untuk Vivo ngeluarin tablet dan lain-lain,” ucap Alexa.

“Kalau misalkan nanti demand-nya mulai naik tinggi, itu sesuatu yang kita akan consider. Tapi yang pasti kita itu mampu membuat itu karena sebetulnya sudah ada,” pungkasnya.

Vivo T-series dan S-series tidak dilanjutkan lagi di Indonesia karena kebutuhan konsumen sudah terpenuhi dengan kehadiran seri lainnya. T-series digantikan dengan iQOO, sub-brand Vivo yang fokus pada performa gaming.

Sementara itu, Vivo belum berencana meluncurkan tablet dan smartwatch di Indonesia karena belum melihat permintaan yang tinggi dari konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lintas 98 Sumut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Dinilai Mulai Mengarahkan Demokrasi Menuju Pemerataan Kesejahteraan.

26 Juni 2026 - 15:37 WIB

GEMPA Sumut Akan Gelar Aksi di Kejati Sumut, Diduga Pejabat Tinggi Kab. Langkat Menguasai Proyek di PT. LNK Melalui PT. CKM

26 Juni 2026 - 06:49 WIB

Asisten dan Mandor 1 Afdeling VII Kebun Rambutan PTPN 4, Bungkam dan Blokir Kontak Awak Media, Terkait Regulasi K3 dan Isu Pekerjakan Anak Dibawah Umur.

25 Juni 2026 - 15:57 WIB

Warga Dusun 6 Ancam Lakukan Aksi Protes Jika Aspirasi Mereka Tidak Dihiraukan, Terkait Darurat Lalat dan Bau Busuk yang Masih Merebak.

25 Juni 2026 - 00:42 WIB

Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1 Jadi Sorotan, Karena Diduga Gunakan Pekerja Informal dan Anak Dibawah Umur, Mendesak Pihak Management Tegakkan Regulasi K3.

24 Juni 2026 - 15:21 WIB

Trending di Berita