Menu

Mode Gelap
Irham Sadani Rambe: Jangan Karena Tidak Memahami Dinamika Organisasi, Kapolrestabes Medan Dikaitkan dengan Persoalan Internal PT PHPO Bantu Penerangan Lampu Untuk 2 Mushalla di Belawan PT PHPO Belawan Bantu 25 Sak Semen ke GBKP Runggun Bangun Mulia Agra Reynold Gurning Melesat Sendiri, Jadi Satu-Satunya Pendaftar Ketua Hanura Karo CYEA: Kepemimpinan Darmawan Prasodjo dan Yusuf Didi Setiarto Menjadi Momentum Penguatan Transformasi PLN dan Agenda Energi Nasional Sorotan K3 di Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1: Pekerja Tanpa APD Lengkap Hingga Dugaan Pelibatan Anak Dibawah Umur.

Berita

Vivo T-series dan S-series Pamit dari Indonesia, Digantikan iQOO?

badge-check


					Vivo T-series dan S-series Pamit dari Indonesia, Digantikan iQOO? Perbesar

NEWS – Penggemar Vivo di Indonesia mungkin bertanya-tanya tentang nasib dua seri populer Vivo T-series dan S-series pamit dari Indonesia, yang sudah lama absen di Tanah Air. Pada tahun 2022, Vivo hanya merilis ponsel V-series dan Y-series di Indonesia, meninggalkan pertanyaan tentang kelanjutan T-series dan S-series.

Baru-baru ini, PR Manager Vivo Indonesia Alexa Tiara memberikan penjelasan mengenai hal tersebut. Ia mengatakan bahwa T-series dan S-series tidak dilanjutkan lagi di Indonesia karena kebutuhan konsumen sudah terpenuhi dengan kehadiran seri lainnya.

“Menurut aku personal, S itu kaya versi ekonomis dari V series, di mana itu sudah terjawab di V-e. Kalau di luar kan ada Lite, ada S juga. Kalau di sini (Indonesia) ada Pro, biasa, sama e,” kata Alexa Tiara di sela-sela acara Vivo Tech Trip di Shenzhen, China.

Alexa menjelaskan bahwa S-series di China berbeda dengan varian yang diluncurkan di Indonesia beberapa tahun yang lalu. Menurutnya S-series di China itu setara dengan V-series yang ditawarkan di Indonesia saat ini.

“Sebenarnya S series di China itu beda sama S series yang dulu di sini. S series di China itu sekarang setara dengan V series di sini. Jadi kalau di sini sudah ada V series, ngapain lagi ada S series,” terangnya.

Lantas, bagaimana dengan T-series?

Menurut Alexa, T-series (dan Z-series yang sempat dirilis pada tahun 2019 sebagai ponsel untuk gamer) kini digantikan dengan ponsel iQOO, sub-brand Vivo yang mengutamakan performa gaming.

“Kapan itu kita mengeluarkan Z-series itu demand-nya sangat tinggi, terus kita ngeluarin T-series demand-nya juga sangat tinggi. Terus setelah itu kita ngeluarin iQOO kan yang bisa nutup demand untuk T-series yang lebih performance dan gaming,” jelasnya.

iQOO: Jawaban Vivo untuk Gamer dan Penggemar Performa

iQOO merupakan sub-brand Vivo yang fokus pada smartphone gaming dan performa tinggi. Diluncurkan di China pada tahun 2019, iQOO telah mendapatkan popularitas di berbagai negara, termasuk Indonesia.

iQOO menawarkan berbagai smartphone dengan spesifikasi yang mumpuni untuk gaming, seperti chipset Snapdragon 8 Gen 1, RAM besar, layar refresh rate tinggi, dan baterai yang tahan lama.

Apakah Vivo Akan Meluncurkan Tablet dan Smartwatch di Indonesia?

Vivo T-series dan S-series Pamit dari Indonesia

Selain T-series dan S-series, Vivo juga memiliki perangkat IoT seperti smartwatch dan tablet. Namun, kedua perangkat itu belum merambah pasar Indonesia dan Vivo hingga saat ini hanya menyediakan perangkat wearable berupa TWS.

Alexa mengatakan saat ini Vivo belum berencana meluncurkan tablet dan smartwatch di Indonesia karena tidak melihat permintaan yang tinggi dari konsumen. Tapi ia tidak menutup kemungkinan Vivo akan merilis dua perangkat tersebut mengikuti permintaan konsumen.

“Untuk di Indonesia sih belum ada kebutuhan itu, untuk Vivo ngeluarin tablet dan lain-lain,” ucap Alexa.

“Kalau misalkan nanti demand-nya mulai naik tinggi, itu sesuatu yang kita akan consider. Tapi yang pasti kita itu mampu membuat itu karena sebetulnya sudah ada,” pungkasnya.

Vivo T-series dan S-series tidak dilanjutkan lagi di Indonesia karena kebutuhan konsumen sudah terpenuhi dengan kehadiran seri lainnya. T-series digantikan dengan iQOO, sub-brand Vivo yang fokus pada performa gaming.

Sementara itu, Vivo belum berencana meluncurkan tablet dan smartwatch di Indonesia karena belum melihat permintaan yang tinggi dari konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Irham Sadani Rambe: Jangan Karena Tidak Memahami Dinamika Organisasi, Kapolrestabes Medan Dikaitkan dengan Persoalan Internal

21 Juni 2026 - 04:33 WIB

CYEA: Kepemimpinan Darmawan Prasodjo dan Yusuf Didi Setiarto Menjadi Momentum Penguatan Transformasi PLN dan Agenda Energi Nasional

19 Juni 2026 - 02:36 WIB

Sorotan K3 di Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1: Pekerja Tanpa APD Lengkap Hingga Dugaan Pelibatan Anak Dibawah Umur.

18 Juni 2026 - 15:47 WIB

Dugaan Pembiaran TBM di PTPN IV Regional 2 Kebun Melati yang Terlihat Tak Terawat, Anggaran Perawatan Dipertanyakan.

18 Juni 2026 - 13:17 WIB

GMNI Medan Gelar Aksi di DPRD, Soroti “Indonesia Krisis Kebijakan” dan Nyatakan Mosi Tidak Percaya

17 Juni 2026 - 18:07 WIB

Trending di Berita