Menu

Mode Gelap
Dugaan Alih Kelola Proyek Oplah Rp 690 Juta di Sergai, P3A Wesdari Disorot Terkait Pelaksanaan Swakelola. Sambut Kedatangan Surya Paloh di Medan, LKK Sumut Sampaikan Aspirasi dan Desak Evaluasi Anggota DPRD Sumut Berinisial “SSM” Proyek Pelebaran Jalinsum Sergai Soroti Pelanggaran SOP: Dari Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan Hingga Dugaan Penjualan Tanah Negara. Diduga Pabrik PT LAS “Minyak Kita” Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah. Menolak Lupa di Sungai Liberia: Ketika Prediksi Publik Terbukti dan Kasus Limbah Kilang Ubi Menguap. 300 Triliun Rupiah lebih Telah Berhasil Diselamatkan Ke Kas Negara, Kelompok Massa Datangi Kejati Sumut Suarakan Dukungan Terhadap Kinerja Pidsus Kejaksaan R.I

Berita

Vivo T-series dan S-series Pamit dari Indonesia, Digantikan iQOO?

badge-check


					Vivo T-series dan S-series Pamit dari Indonesia, Digantikan iQOO? Perbesar

NEWS – Penggemar Vivo di Indonesia mungkin bertanya-tanya tentang nasib dua seri populer Vivo T-series dan S-series pamit dari Indonesia, yang sudah lama absen di Tanah Air. Pada tahun 2022, Vivo hanya merilis ponsel V-series dan Y-series di Indonesia, meninggalkan pertanyaan tentang kelanjutan T-series dan S-series.

Baru-baru ini, PR Manager Vivo Indonesia Alexa Tiara memberikan penjelasan mengenai hal tersebut. Ia mengatakan bahwa T-series dan S-series tidak dilanjutkan lagi di Indonesia karena kebutuhan konsumen sudah terpenuhi dengan kehadiran seri lainnya.

“Menurut aku personal, S itu kaya versi ekonomis dari V series, di mana itu sudah terjawab di V-e. Kalau di luar kan ada Lite, ada S juga. Kalau di sini (Indonesia) ada Pro, biasa, sama e,” kata Alexa Tiara di sela-sela acara Vivo Tech Trip di Shenzhen, China.

Alexa menjelaskan bahwa S-series di China berbeda dengan varian yang diluncurkan di Indonesia beberapa tahun yang lalu. Menurutnya S-series di China itu setara dengan V-series yang ditawarkan di Indonesia saat ini.

“Sebenarnya S series di China itu beda sama S series yang dulu di sini. S series di China itu sekarang setara dengan V series di sini. Jadi kalau di sini sudah ada V series, ngapain lagi ada S series,” terangnya.

Lantas, bagaimana dengan T-series?

Menurut Alexa, T-series (dan Z-series yang sempat dirilis pada tahun 2019 sebagai ponsel untuk gamer) kini digantikan dengan ponsel iQOO, sub-brand Vivo yang mengutamakan performa gaming.

“Kapan itu kita mengeluarkan Z-series itu demand-nya sangat tinggi, terus kita ngeluarin T-series demand-nya juga sangat tinggi. Terus setelah itu kita ngeluarin iQOO kan yang bisa nutup demand untuk T-series yang lebih performance dan gaming,” jelasnya.

iQOO: Jawaban Vivo untuk Gamer dan Penggemar Performa

iQOO merupakan sub-brand Vivo yang fokus pada smartphone gaming dan performa tinggi. Diluncurkan di China pada tahun 2019, iQOO telah mendapatkan popularitas di berbagai negara, termasuk Indonesia.

iQOO menawarkan berbagai smartphone dengan spesifikasi yang mumpuni untuk gaming, seperti chipset Snapdragon 8 Gen 1, RAM besar, layar refresh rate tinggi, dan baterai yang tahan lama.

Apakah Vivo Akan Meluncurkan Tablet dan Smartwatch di Indonesia?

Vivo T-series dan S-series Pamit dari Indonesia

Selain T-series dan S-series, Vivo juga memiliki perangkat IoT seperti smartwatch dan tablet. Namun, kedua perangkat itu belum merambah pasar Indonesia dan Vivo hingga saat ini hanya menyediakan perangkat wearable berupa TWS.

Alexa mengatakan saat ini Vivo belum berencana meluncurkan tablet dan smartwatch di Indonesia karena tidak melihat permintaan yang tinggi dari konsumen. Tapi ia tidak menutup kemungkinan Vivo akan merilis dua perangkat tersebut mengikuti permintaan konsumen.

“Untuk di Indonesia sih belum ada kebutuhan itu, untuk Vivo ngeluarin tablet dan lain-lain,” ucap Alexa.

“Kalau misalkan nanti demand-nya mulai naik tinggi, itu sesuatu yang kita akan consider. Tapi yang pasti kita itu mampu membuat itu karena sebetulnya sudah ada,” pungkasnya.

Vivo T-series dan S-series tidak dilanjutkan lagi di Indonesia karena kebutuhan konsumen sudah terpenuhi dengan kehadiran seri lainnya. T-series digantikan dengan iQOO, sub-brand Vivo yang fokus pada performa gaming.

Sementara itu, Vivo belum berencana meluncurkan tablet dan smartwatch di Indonesia karena belum melihat permintaan yang tinggi dari konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Alih Kelola Proyek Oplah Rp 690 Juta di Sergai, P3A Wesdari Disorot Terkait Pelaksanaan Swakelola.

24 Juli 2026 - 00:50 WIB

Sambut Kedatangan Surya Paloh di Medan, LKK Sumut Sampaikan Aspirasi dan Desak Evaluasi Anggota DPRD Sumut Berinisial “SSM”

23 Juli 2026 - 05:21 WIB

Proyek Pelebaran Jalinsum Sergai Soroti Pelanggaran SOP: Dari Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan Hingga Dugaan Penjualan Tanah Negara.

23 Juli 2026 - 05:04 WIB

Diduga Pabrik PT LAS “Minyak Kita” Berdiri Tanpa Plang, Muncul Dugaan Kebocoran Pajak dan Pencemaran Limbah.

23 Juli 2026 - 04:03 WIB

Menolak Lupa di Sungai Liberia: Ketika Prediksi Publik Terbukti dan Kasus Limbah Kilang Ubi Menguap.

22 Juli 2026 - 00:59 WIB

Trending di Berita