Menu

Mode Gelap
Sat Reskrim Polres Tanah Karo Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Remaja Saat Tahun Baru Atasi Lonjakan Harga Minyak Goreng, PT PHPO Buka Pasar Murah di Belawan Mediasi Sidang Gugatan Aliwaris Kakek Sapon di PN Setabat. Kembali Ditunda, Tergugat Dua Meminta Ganti Rugi Atas Pembelian Tanah Seratus Lima Puluh Juta Rupiah Polres Tanah Karo Lepas Dua Personel Purna Bakti, Kapolres : Purna Tugas Adalah Rezeki yang Patut Disyukuri SAH! Matius Situmorang Pimpin DPD KNPI Kota Medan, Ryandi Soerbakti Duduki Dewan MPI Wartawan Layangkan Surat Resmi Permohonan Hasil Lab Sesuai Arahan DLH Sergai, Namun Belum Juga Diberikan.

Berita

Video Lama di Jadikan Bahan ‘Gorengan Politik’, Ajie Karim di Sebut Sebagai ‘Pohon Yang Tegak dan Berbuah Manis’

badge-check


					Video Lama di Jadikan Bahan ‘Gorengan Politik’, Ajie Karim di Sebut Sebagai ‘Pohon Yang Tegak dan Berbuah Manis’ Perbesar

Media Indonesia | Medan, – Beredarnya video yang melibatkan Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Ajie Karim, telah memicu perdebatan di kalangan publik. Menanggapi hal ini, seorang aktivis mahasiswa bernama Rusdy Yogi angkat bicara dan menduga adanya upaya ‘gorengan politik’ yang dilakukan oleh kelompok tertentu.

Yogi, yang juga menjabat sebagai Ketua di salah satu Aliansi Mahasiswa, menegaskan bahwa video yang beredar tersebut merupakan peristiwa lama. Menurutnya, video tersebut sengaja diungkit kembali untuk kepentingan politik tertentu, mengingat video itu sebelumnya telah diunggah oleh Istri Ajie Karim sendiri melalui akun media sosial pribadinya.

“Karena kita juga tahu, itu video lama yang di upload kembali oleh istrinya, hanya sekedar untuk bernostalgia, Dan kebetulan, dalam video itu adalah istri sahnya. Kalau memang Bang Ajie Karim ini seperti yang dituduhkan, mana mungkin video itu sengaja di sebarkan ke media sosial. Kami juga yakin, Bang Ajie Karim tidak punya niat dan maksud untuk mencederai hati masyarakat,” ujar Yogi.

Lebih lanjut, Yogi menyampaikan bahwa Ajie Karim telah memberikan klarifikasi secara terbuka terkait video yang menjadi bahan perbincangan tersebut. Bahkan, anggota DPRD Sumut dari fraksi Gerindra ini telah melakukan tes urine di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai bentuk pembuktian atas tudingan negatif yang dialamatkan kepadanya.

“Melihat Bang Ajie Karim yang secara terang-terangan menyikapi permasalahan itu, bahkan sampai melakukan tes urine, dapat dipastikan beliau tidak melakukan seperti apa yang dituduhkan selama ini,” tegasnya.

” Jadi, ibarat kata, Bang Ajie Karim itu seperti Pohon yang tegak dan berbuah manis. Ada saja orang-orang yg ingin menjatuhkan buahnya. Namun, beliau tetap tegar “. Sebut Yogi

Pun begitu, sambung Yogi, Partai Gerindra sendiri pasti sangat cermat dalam menyikapi permasalahan politik, dan melihat dengan hati serta pikiran, atas permasalahan yang di maksud. Sebab, Kader-kader di Gerindra telah teruji secara mental, moral dan perilaku dalam menjunjung tinggi suara rakyat.

Yogi juga menambahkan bahwa Ajie Karim selalu mendapatkan dukungan dari masyarakat dalam menjalankan tugas dan amanahnya sebagai wakil rakyat. “Kita bisa lihat sama-sama, bahwa beliau selalu mendapat support dan dukungan dari masyarakatnya dalam menjalankan tugas dan amanah dengan sebaik-baiknya. Kalau beliau punya niat menyakiti hati masyarakat, sudah pasti masyarakat itu tidak ada yang mensupport Bang Ajie Karim,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SAH! Matius Situmorang Pimpin DPD KNPI Kota Medan, Ryandi Soerbakti Duduki Dewan MPI

2 Maret 2026 - 04:51 WIB

IRMSAPS Milenial Sergai Adakan Kegiatan Pesantren Kilat Angkatan Ke XV.

27 Februari 2026 - 14:24 WIB

Tunjukkan Kemitraan, PT Socfindo Kebun Matapao Salurkan Bantuan Alat Berat Untuk Normalisasi Dermaga Nelayan Desa Bogak Besar.

27 Februari 2026 - 13:20 WIB

PD IPA Medan Dukung Ramadhan Fair Ke-XX, Bukti Sinergi Kota Medan yang Semakin Berkah Untuk Semua

25 Februari 2026 - 21:04 WIB

LPM Sunggal Kembali Demo Aksi yang Kesembilan, Minta Oknum DPRD JWG Diperiksa dugaan Pengeroyokan

25 Februari 2026 - 13:43 WIB

Trending di Berita