Menu

Mode Gelap
Misteri Sungai Liberia: Bupati Sergai “Bungkam”, Hasil Lab “Disembunyikan”, Dugaan Skenario Tutup Kasus, Menguat? Dugaan Mark Up Proyek Sumur Pompa Irigasi Tanah Dangkal di Desa Sei Rampah: Anggaran Rp 150 Juta, Fisik Diduga Hanya Rp 80 Juta. Pembentukan Jajaran Ormas DPP BIMANTARA Sumut Sekaligus Buka Puasa Ramadhan Bersama. PT,Fajar Baijuri Santuni 25 Yatim/Piatu Desa Babah Rot Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya Di 24 Ramdhan 1447 H Kadis Pertanian Sergai Bungkam, Proyek Pintu Air Sei Rejo Anggaran 2024 , Diduga Masih Bermasalah, Namun Diterima Dinas Pertanian Sergai. Momen Ramadhan Penuh Kebahagiaan: RSUD Kota Subulusalam Aceh Santuni Anak Yatim Karyawan Dan Pegawainya

News

UPACARA PERINGATAN HARI IBU KE-97 TAHUN 2025 DENGAN MENGANGKAT TEMA “PEREMPUAN BERDAYA DAN BERKARYA MENUJU INDONESIA EMAS 2045”

badge-check


					UPACARA PERINGATAN HARI IBU KE-97 TAHUN 2025 DENGAN MENGANGKAT TEMA “PEREMPUAN BERDAYA DAN BERKARYA MENUJU INDONESIA EMAS 2045” Perbesar

Subulussalam,Aceh||Media Indonesia Pada hari Senin Tanggal 22 Desember 2025 sekira pukul 07.30 WIB, sampai selesai pukul 08.00 WIB, telah dilaksanakan kegiatan Upacara Peringatan Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025 dengan mengangkat tema

“Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”,

bertempat di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Subulussalam;

Yang mengikuti pelaksanaan kegitan Upacara Peringatan Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025 dengan mengangkat tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”, adalah sebagai berikut :
• Kepala Kejaksaan Negeri Subulussalam;
• Para Kepala Seksi dan Plh. Kasubbagbin di Kejaksaan Negeri Subulussalam; • Para Kasubsi dan Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Subulussalam;
• Pegawai dan P3K Kejaksaan Negeri Subulussalam;
• PPNPN Kejaksaan Negeri Subulussalam.

Pelaksaan kegitan Upacara Peringatan Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025 dengan mengangkat tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”, yang dilaksankan di Kejaksaan Negeri Subulussalam selesai pada pukul 07.30 WIB dalam keadaan kondusif, aman dan lancar.

Kepala Kejaksaaan Negeri Subulussalam Selaku Inspektur Upacara Dalam Hal Ini Menyampaikan Sambutan Tertulis Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Pada Hari Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025 dengan mengangkat tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045” Yang Intinya Menyampaikan:

1. Peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember merupakan wujud penghargaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan dalam merebut serta mengisi kemerdekaan. Peringatan ini bukan sekadar seremonial dan bukan pula perayaan “Mother’s Day ” sebagaimana dipahami di beberapa budaya, namun merupakan apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua peran dan kapasitasnya—baik dalam keluarga, masyarakat, bangsa, maupun negara.

Sejarah Hari Ibu berakar pada Kongres Perempuan Indonesia pertama pada tahun 1928 di Yogyakarta, yang menjadi momentum lahirnya gerakan perempuan secara nasional. Melalui kongres tersebut, perempuan Indonesia berkumpul, bersuara, dan menetapkan arah perjuangan bersama. Komitmen para perempuan pejuang kala itu mengantarkan Indonesia pada tonggak penting yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Ibu melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959. Sejak itu, hari ini menjadi pengingat bahwa perempuan telah, sedang, dan akan terus menjadi bagian strategis dalam pembangunan bangsa.

2. Dalam lintasan sejarah bangsa ini, perempuan Indonesia telah menjadi agen perubahan— menggerakkan inovasi, memperjuangkan keadilan, dan menguatkan nilai-nilai kemanusiaan. Meski menghadapi berbagai tantangan: beban ganda, stigma, minimnya akses, serta kekerasan berbasis gender,

perempuan tidak pernah berhenti berjuang. Dengan ketangguhan, kreativitas, dan daya juang, perempuan terus menunjukkan bahwa kemajuan bangsa tidak pernah terpisah dari kemajuan perempuan. Tahun 2025 ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia mengusung tema: “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045. ” Tema ini menjadi pengingat bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi motor utama perubahan.

Perempuan Indonesia bekerja dalam berbagai keterbatasan, namun tetap menjadi pilar ekonomi keluarga, penjaga nilai budaya, pemimpin komunitas, inovator teknologi, pelaku usaha, dan penjaga keberlanjutan kehidupan.

3. Peringatan Hari Ibu ke-97 tahun ini juga menjadi ruang refleksi dan apresiasi bagi seluruh perempuan Indonesia, tanpa memandang latar belakang sosial, profesi, budaya, atau wilayah. Dari perempuan yang berkarya di daerah pesisir hingga mereka yang bekerja di perkotaan; dari perempuan pelaku UMKM, petani, buruh, tenaga kesehatan, dan pendidik, hingga mereka yang berkarya dalam pemerintahan, politik, olahraga, seni, dan teknologi—seluruhnya memiliki kontribusi nyata bagi bangsa.

Mereka adalah wajah ketangguhan bangsa ini. Dalam ruang domestik maupun publik, dalam tantangan digital maupun perubahan zaman, perempuan Indonesia hadir, bekerja, mencipta, merawat kehidupan, dan memastikan keberlangsungan generasi. Karena itu, suara mereka hari ini bukan hanya didengar—tetapi harus menjadi dasar kebijakan publik, strategi pembangunan, dan arah masa depan bangsa.

4. Penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 juga sejalan dengan agenda nasional, termasuk implementasi Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam kerangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, penguatan sistem perlindungan, penghapusan diskriminasi, serta percepatan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.

Pemerintah terus memperkuat kerangka hukum dan kebijakan melalui Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), UndangUndang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (PKDRT), implementasi CEDAW, hingga pengarusutamaan gender dalam seluruh sektor pembangunan. Semua ini kita dorong agar perempuan Indonesia memiliki kesempatan yang setara, terlindungi dari kekerasan, bebas dari diskriminasi, serta mampu berdaya dan berkarya sesuai potensi terbaiknya.

 

Dalam momentum Upacara Peringatan Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025 diharapkan kepada seluruh Perempuan khususnya insan Adhyaksa Kejaksaan Negeri Subulussalam dapat terus berkarya, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri dan meningkatkan kualitas dan kapabilitas dirinya demi kemajuan bangsa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

 

Pewarta: Raja kombih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT,Fajar Baijuri Santuni 25 Yatim/Piatu Desa Babah Rot Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya Di 24 Ramdhan 1447 H

15 Maret 2026 - 03:12 WIB

KELOMPOK TANI SIDOREJO AJUKAN RDP, TUNTUT PENYELESAIAN SENGKETA LAHAN PERTANIAN

25 Februari 2026 - 03:02 WIB

PT GSS SUBULUSALAM: JANJI MANIS TERJADI PELANGGARAN, PEMKO DIDUGA LEMAH TINDAK

23 Februari 2026 - 13:17 WIB

PT GSS Didesak Tertibkan Diri – Pencemaran Lingkungan di Subulussalam Berlanjut, Warga Kecewa

20 Februari 2026 - 12:41 WIB

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Mengimbau Masyarakat Untuk Melapor Jika Menemukan Praktik Pvngut4n Lli4r (pvn9li) Saat Mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM). 

20 Februari 2026 - 12:29 WIB

Trending di News