Menu

Mode Gelap
CYEA: Kepemimpinan Darmawan Prasodjo dan Yusuf Didi Setiarto Menjadi Momentum Penguatan Transformasi PLN dan Agenda Energi Nasional Sorotan K3 di Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1: Pekerja Tanpa APD Lengkap Hingga Dugaan Pelibatan Anak Dibawah Umur. Dugaan Pembiaran TBM di PTPN IV Regional 2 Kebun Melati yang Terlihat Tak Terawat, Anggaran Perawatan Dipertanyakan. GMNI Medan Gelar Aksi di DPRD, Soroti “Indonesia Krisis Kebijakan” dan Nyatakan Mosi Tidak Percaya Warga Miskin di Desa Lidah Tanah Punya KKS Tersisih Tidak Dapat Bansos Jadi Sorotan. DPP LSM GEMPUR Desak Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Dana Desa di Dua Desa Kabupaten Simalungun.

News

Menjelang Lelang JPTP, Kepala BPKAD Subulussalam Diuji Soal Transparansi dan Kejujuran Publik

badge-check


					Menjelang Lelang JPTP, Kepala BPKAD Subulussalam Diuji Soal Transparansi dan Kejujuran Publik Perbesar

Subulussalam,Aceh||MediaIndonesia Tiga belas pertanyaan yang disampaikan wartawan Strateginews.id kepada Pemerintah Kota Subulussalam ternyata tidak hanya dimaksudkan untuk menggali data defisit anggaran, tetapi juga menjadi “tes dini” kelayakan dan integritas Kepala BPKAD, yang disebut-sebut tengah bersiap mengikuti lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemko Subulussalam.

 

Pertanyaan-pertanyaan tersebut, yang berkisar pada transparansi angka defisit, pengelolaan utang daerah, hingga komitmen terhadap keterbukaan informasi publik, dinilai menjadi cermin awal sejauh mana kapasitas, kecakapan, dan kejujuran seorang pejabat pengelola keuangan daerah.

 

“Kepala BPKAD adalah pejabat strategis. Kalau menjawab pertanyaan publik saja tidak siap dan terkesan menghindar, bagaimana publik bisa percaya pada integritasnya saat memimpin jabatan yang lebih tinggi?” ujar Iswandi Dedy, Wakaperwil Aceh Strateginews.id, Selasa (7/10/2025).

 

Menurut Iswandi, sikap pejabat publik terhadap pertanyaan wartawan adalah indikator nyata dari tingkat akuntabilitas dan moralitas kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa wartawan bukan musuh birokrasi, melainkan mitra pengawas publik yang membantu memastikan jalannya pemerintahan yang bersih.

 

“Jawaban pejabat bukan sekadar formalitas, tapi bukti apakah ia jujur, amanah, dan layak memegang jabatan tinggi. Menolak menjawab berarti menolak akuntabilitas,” tegasnya.

 

Sebelumnya, Kepala BPKAD diketahui meminta agar seluruh pertanyaan disampaikan secara tertulis, alih-alih memberikan keterangan langsung kepada wartawan. Sikap itu menimbulkan kesan bahwa pejabat bersangkutan tidak siap terbuka terhadap publik — padahal substansi pertanyaan bukanlah rahasia negara, melainkan kondisi keuangan daerah yang menyangkut kepentingan masyarakat.

 

Beberapa kalangan menilai, respons seperti itu justru menjadi indikator dini bagi Pansel JPTP untuk menilai sejauh mana calon pejabat memiliki kemampuan komunikasi publik, kepemimpinan, serta keberanian mengambil tanggung jawab moral.

 

“Dalam konteks seleksi JPTP, kemampuan menjawab pertanyaan publik secara jujur dan transparan adalah bagian dari uji kepemimpinan moral, bukan sekadar administratif,” ungkap salah seorang akademisi kebijakan publik di Subulussalam.

 

Strateginews menegaskan, publik tidak sekadar menunggu data defisit, tetapi juga menilai karakter pejabat yang diberi amanah mengelola keuangan daerah. Karena dari situlah dapat diukur apakah seseorang benar-benar amanah, cakap, dan layak dipercaya untuk menduduki jabatan tinggi di pemerintahan.

 

“Transparansi adalah cermin kejujuran. Dan kejujuran adalah syarat pertama bagi siapa pun yang ingin dipercaya rakyat,” tutup Iswandi.

 

“Raja”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Miskin di Desa Lidah Tanah Punya KKS Tersisih Tidak Dapat Bansos Jadi Sorotan.

17 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemukiman Warga Desa Bogak Besar Diserbu Ribuan Lalat, Guna Cari Solusi, Warga Desak Adakan Mediasi Antara Pengusaha Ternak Ayam dan Pemerintah.

11 Juni 2026 - 15:03 WIB

SMK Tarbiyah Islamiyah di Deli Serdang Kebakaran

11 Juni 2026 - 06:07 WIB

Akibat Mati Lampu, Pasangan Suami Istri Tewas setelah Nekat Tidur di Dalam Mobil

5 Juni 2026 - 11:35 WIB

Daerah Medan Utara Marak Kasus Kejahatan Dipicu Bebasnya Praktik Perjudian dan Peredaran Narkoba

29 Mei 2026 - 02:21 WIB

Trending di News