Menu

Mode Gelap
Launching Kebun Plasma Tiga Desa, PT Laot Bangko Gandeng Pemko Subulussalam TPA Sampah di Kebun Adolina Jadi Sorotan Tajam Publik, Namun Sikap Boy R. Sihombing Kabid PKP LH Sergai Tertutup dan Tidak Konsisten, “Timbulkan Tanda Tanya.” PT PHPO KIM Bantu Pemasangan Paving Block di Lorong Gereja Desa Saentis Peduli Akan Sampah, Made Hiroki Dukung Pembangunan PSEL di TPA Suwung. Dua Kali Mangkir Pemeriksaan Mantan Dirut PT Graha Konstruksi Sejati Ditangkap di Jakarta Hampir 3 Bulan Kasus Pencemaran Sungai Liberia Tanpa Ada Kejelasan, Kinerja dan Integritas Reza Firmansyah Kadis Perkim & LH Sergai Dipertanyakan.

Uncategorized

Management PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Pekerja Yang Bekerja di Kebun Tanah Raja, Tapi Bukan Karyawan Tanah Raja.

badge-check


					Management PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Pekerja Yang Bekerja di Kebun Tanah Raja, Tapi Bukan Karyawan Tanah Raja. Perbesar

Sergai – Media Indonesia –  Lagi – lagi Management PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja bungkam ketika dikonfirmasi mengenai pekerja yang bekerja di Kebun Tanah Raja tetapi bukan termasuk Karyawannya, karena di Kebun Tanah Raja ada dijumpai orang yang bekerja membantu pekerja yang sudah karyawan (Kaper) seperti membantu pada karyawan penderes dan Pemanenan kelapa sawit.

Hal tersebut dijumpai awak Media ketika kelapangan di Afdeling II, III dan IV Kebun Tanah Raja, pada hari  Sabtu (04/10/ 2025). Yang mana ada pekerja yang membantu (Kaper) satu orang maupun dua orang yang membantu seperti mengangkong TBS dan juga mengutip berondolan, dengan tidak menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) seperti tidak menggunakan alas kaki, sehingga rentan terhadap kecelakaan kerja.

Menurut keterangan dari sumber yang tidak ingin diketahui identitasnya mengatakan, bahwa para Karyawan tersebut membawa kaper satu hingga dua orang itu sebenarnya juga terpaksa, karena ada semacam tekanan bagi mereka meskipun tidak terlihat secara langsung, itu terjadi karena tuntutan kerja yang mereka harus mencari hasil bukan sesuai dengan Basis tugas, tapi Basis transaksi perusahaan. Karena Basis tugas pemanen tidak jelas berapa, hanya disuruh cari sebanyak-banyaknya, jelas nya.

Lagian, membawa kaper juga beban bagi mereka, karena mereka harus mengeluarkan biaya lagi, seperti akomodasi dan juga gaji mereka, sementara berharap dari premi juga tidak mencukupi, ” Ungkap narasumber tersebut. ”

Adanya temuan tersebut, awak Media berusaha konfirmasi ke Ginting selaku Askep Kebun Tanah Raja, via WhatsApp nya pada hari Selasa (07/10/2025) sekitar pukul 07 : 30 Wib, menanyakan apakah diperbolehkan Karyawan membawa Kaper dalam pekerjaannya, kalo boleh apa dasarnya, dan jika terjadi sesuatu kepada kaper tersebut, seperti kecelakaan kerja apalagi membuat cacat hingga kematian siapa yang bertanggung jawab, namun hingga berita ini dinaikkan belum juga ada jawabannya, padahal sudah centang dua.

Secara umum penggunaan kaper di Kebun Tanah Raja, tentu bisa menjadi polemik, karena disatu sisi bisa membantu pemanen dalam bekerja, karena suatu tuntutan kerja, sehingga bisa membantu perusahaan mendapatkan keuntungan lebih, karena bisa menghasilkan banyak TBS, namun sisi lainnya, bisa merugikan Pemanenya karena mengeluarkan biaya lebih, ditambah lagi tidak adanya jaminan kesehatan dan keselamatan kerja bagi kaper nya tersebut. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Masyarakat Sergai Tumpah Ruah Saksikan Ratusan Mobil Hias Keliling Kota, Semarakkan Malam Takbiran.

20 Maret 2026 - 15:19 WIB

Baitul Mal Darul Aman Salurkan Zakat Mal Rp64,5 Juta kepada 129 Mustahiq

19 Maret 2026 - 15:37 WIB

Momen Ramadhan Penuh Kebahagiaan: RSUD Kota Subulusalam Aceh Santuni Anak Yatim Karyawan Dan Pegawainya

13 Maret 2026 - 11:37 WIB

Pembangunan Tengki Septik Individu Pendesaan Desa kuta Tengah Penanggalan 50 kk Tahun 2024 Sumber Dana DAK Terbengkalai Dan Belum Bisa Gunakan Di Duga Oknum DPRK Ikut Penyebabnya.

27 Januari 2026 - 13:04 WIB

Kapolres Sergai Abaikan Konfirmasi Awak Media Terkait Aktivitas Galian C.

27 Januari 2026 - 01:01 WIB

Trending di Uncategorized