Menu

Mode Gelap
PT PHPO Belawan Bantu 25 Sak Semen ke GBKP Runggun Bangun Mulia Agra Reynold Gurning Melesat Sendiri, Jadi Satu-Satunya Pendaftar Ketua Hanura Karo CYEA: Kepemimpinan Darmawan Prasodjo dan Yusuf Didi Setiarto Menjadi Momentum Penguatan Transformasi PLN dan Agenda Energi Nasional Sorotan K3 di Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1: Pekerja Tanpa APD Lengkap Hingga Dugaan Pelibatan Anak Dibawah Umur. Dugaan Pembiaran TBM di PTPN IV Regional 2 Kebun Melati yang Terlihat Tak Terawat, Anggaran Perawatan Dipertanyakan. GMNI Medan Gelar Aksi di DPRD, Soroti “Indonesia Krisis Kebijakan” dan Nyatakan Mosi Tidak Percaya

Uncategorized

Komplek MAN 2 Pegayo Butuh Satpam dan CCTV, Anggaran BOS Harusnya Sesuai Kebutuhan

badge-check


					Komplek MAN 2 Pegayo Butuh Satpam dan CCTV, Anggaran BOS Harusnya Sesuai Kebutuhan Perbesar

Subulussalam,Aceh||MediaIndonesia Pengelolaan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, kembali menuai sorotan. Hal ini bermula ketika Pelaksana Harian (PLH) Kepala Sekolah terlihat gelagapan saat diwawancarai awak media mengenai tata kelola sekolah, terutama soal penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta kebijakan internal yang memicu keluhan wali murid. Kamis, (28/08/25).

Saat dikonfirmasi terkait detail anggaran BOS dan jumlah siswa, PLH Kepala Sekolah mengaku tidak bisa menjelaskan secara rinci.

> “Saya hanya pelaksana harian, Pak. Untuk lebih jelasnya langsung saja ke Kepala Sekolah,” ujarnya singkat.

Sementara itu, seorang wali murid bernama Ipong menyampaikan keluhan atas aturan sekolah yang tidak memperbolehkan orang tua membawa kendaraan masuk ke dalam komplek saat menjemput anak.

> “Padahal area MAN 2 Pegayo sangat luas. Kalau kendaraan menumpuk di luar pagar, justru membahayakan lalu lintas masyarakat yang melintas,” ungkapnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Pimpinan LSM Suara Putra Aceh, Kota Subulussalam, menilai sudah seharusnya MAN 2 Pegayo memiliki standar keamanan yang layak, minimal dengan keberadaan petugas satpam dan pemasangan CCTV di lingkungan sekolah.

> “Penggunaan anggaran BOS harusnya sesuai kebutuhan sekolah, bukan justru melahirkan kebijakan yang mengundang polemik. Setiap keputusan penting mestinya dimusyawarahkan dengan orang tua murid,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kepala sekolah atau PLH memiliki kemampuan komunikasi yang baik, transparan, serta akuntabel dalam mengelola dana BOS maupun menjalankan kebijakan pendidikan.

“Perlu ada pengkajian lebih mendalam mengenai pemanfaatan dana BOS tahun 2025 agar benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan dan keamanan sekolah,” pungkasnya.

Pewarta:(IP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Miskin di Desa Lidah Tanah Punya KKS Tersisih Tidak Dapat Bansos Jadi Sorotan.

17 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemukiman Warga Desa Bogak Besar Diserbu Ribuan Lalat, Guna Cari Solusi, Warga Desak Adakan Mediasi Antara Pengusaha Ternak Ayam dan Pemerintah.

11 Juni 2026 - 15:03 WIB

SMK Tarbiyah Islamiyah di Deli Serdang Kebakaran

11 Juni 2026 - 06:07 WIB

Akibat Mati Lampu, Pasangan Suami Istri Tewas setelah Nekat Tidur di Dalam Mobil

5 Juni 2026 - 11:35 WIB

Ketua GM FKPPI Kecamatan Sei Bamban Meminta APH Agar Bertindak Tegas, Cepat dan Tuntas Terhadap Maraknya Peredaran Narkoba di Tengah Masyarakat.

2 Juni 2026 - 15:55 WIB

Trending di Uncategorized