Menu

Mode Gelap
Gawat….!!!! Dana Pekerjaan Kutip Kompo di Kebun Tanah Raja Diduga Menjadi Bancakan dan Ajang Korupsi. Muswil BKPRMI Sumut ke- X Akan Dilaksanakan, OC dan SC Pastikan Kesiapan Ivoni Munir, S. Farm, Apt, Ketua DPRD Kabupaten SolokTambah Bantuan Alat Berat untuk Percepatan Pemulihan Pasca Bencana. Bukti Bentuk Perhatian dan Solidaritas Terhadap Korban Banjir, PD – Al-washliyah Sergai Salurkan Bantuan Kepada Warga yang Terdampak Banjir. Warga Marelan Heboh, Satu Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Ruko Anggota DPRD Kabupaten Sergai Angkat Bicara Mengenai Banyaknya Temuan yang Tidak Sesuai Dengan SOP di Kebun Tanah Raja.

Uncategorized

Komplek MAN 2 Pegayo Butuh Satpam dan CCTV, Anggaran BOS Harusnya Sesuai Kebutuhan

badge-check


					Komplek MAN 2 Pegayo Butuh Satpam dan CCTV, Anggaran BOS Harusnya Sesuai Kebutuhan Perbesar

Subulussalam,Aceh||MediaIndonesia Pengelolaan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, kembali menuai sorotan. Hal ini bermula ketika Pelaksana Harian (PLH) Kepala Sekolah terlihat gelagapan saat diwawancarai awak media mengenai tata kelola sekolah, terutama soal penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta kebijakan internal yang memicu keluhan wali murid. Kamis, (28/08/25).

Saat dikonfirmasi terkait detail anggaran BOS dan jumlah siswa, PLH Kepala Sekolah mengaku tidak bisa menjelaskan secara rinci.

> “Saya hanya pelaksana harian, Pak. Untuk lebih jelasnya langsung saja ke Kepala Sekolah,” ujarnya singkat.

Sementara itu, seorang wali murid bernama Ipong menyampaikan keluhan atas aturan sekolah yang tidak memperbolehkan orang tua membawa kendaraan masuk ke dalam komplek saat menjemput anak.

> “Padahal area MAN 2 Pegayo sangat luas. Kalau kendaraan menumpuk di luar pagar, justru membahayakan lalu lintas masyarakat yang melintas,” ungkapnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Pimpinan LSM Suara Putra Aceh, Kota Subulussalam, menilai sudah seharusnya MAN 2 Pegayo memiliki standar keamanan yang layak, minimal dengan keberadaan petugas satpam dan pemasangan CCTV di lingkungan sekolah.

> “Penggunaan anggaran BOS harusnya sesuai kebutuhan sekolah, bukan justru melahirkan kebijakan yang mengundang polemik. Setiap keputusan penting mestinya dimusyawarahkan dengan orang tua murid,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kepala sekolah atau PLH memiliki kemampuan komunikasi yang baik, transparan, serta akuntabel dalam mengelola dana BOS maupun menjalankan kebijakan pendidikan.

“Perlu ada pengkajian lebih mendalam mengenai pemanfaatan dana BOS tahun 2025 agar benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan dan keamanan sekolah,” pungkasnya.

Pewarta:(IP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gawat….!!!! Dana Pekerjaan Kutip Kompo di Kebun Tanah Raja Diduga Menjadi Bancakan dan Ajang Korupsi.

3 Desember 2025 - 05:44 WIB

Ivoni Munir, S. Farm, Apt, Ketua DPRD Kabupaten SolokTambah Bantuan Alat Berat untuk Percepatan Pemulihan Pasca Bencana.

2 Desember 2025 - 11:50 WIB

Bukti Bentuk Perhatian dan Solidaritas Terhadap Korban Banjir, PD – Al-washliyah Sergai Salurkan Bantuan Kepada Warga yang Terdampak Banjir.

2 Desember 2025 - 11:26 WIB

Warga Marelan Heboh, Satu Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Ruko

1 Desember 2025 - 15:00 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sergai Angkat Bicara Mengenai Banyaknya Temuan yang Tidak Sesuai Dengan SOP di Kebun Tanah Raja.

1 Desember 2025 - 09:45 WIB

Trending di Uncategorized