Menu

Mode Gelap
DPW RPN Sumut Apresiasi Respons Cepat Polsek Deli Tua Cegah Tawuran Pelajar ISW: Norman Joesoef Punya Modal Strategis untuk Transformasi Industri Pertahanan Nasional Beredarnya Foto Salaman Wartawan Syahrial dengan Kadus 1 Bogak Besar: Syahrial Bantah Keras Telah Tercapai Perdamaian dan Telah Selesai Kasusnya. DPW Rumah Pengemudi Nusantara Sumut Matangkan Persiapan Pelantikan, Dialog Publik dan Rakerwil Sambut HUT ke- 81 RI, PP IPA Ajak Generasi Muda Rawat Persatuan dan Dukung Polri Jaga Kondusivitas Diduga Data Anak Dimasukkan ke Data PAUD Tanpa Konfirmasi Orang Tua, Sejumlah Anak Disebut Terdampak

Nasional

Ketua IMO Karo Jan Warista Ginting: Semangat Pahlawan Harus Hidup dalam Jurnalisme yang Jujur dan Berani

badge-check


					Ketua IMO Karo Jan Warista Ginting: Semangat Pahlawan Harus Hidup dalam Jurnalisme yang Jujur dan Berani Perbesar

 

TANAHKARO -Media Indonesia.org. Ketua Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Cabang Kabupaten Karo, Jan Warista Ginting, mengajak insan pers di daerah untuk menjadikan Peringatan Hari Pahlawan 10 November sebagai momentum meneguhkan kembali semangat keberanian, kejujuran, dan tanggung jawab sosial dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Menurut Jan Warista, di tengah derasnya arus informasi digital dan persaingan media online, menjadi jurnalis hari ini memerlukan semangat kepahlawanan baru: berani menyuarakan kebenaran meski tidak populer, tetap independen di tengah tekanan kepentingan, serta setia pada nurani publik.

“Pahlawan masa kini adalah mereka yang berani menjaga kebenaran dan keadilan informasi. Dalam konteks media, pahlawan itu adalah jurnalis yang tidak mudah tergoda oleh kepentingan politik atau ekonomi, dan tetap berpihak pada fakta serta suara rakyat kecil,” ujar Jan Warista di Kabanjahe, Senin (10/11/2025).

“Ia menilai tantangan terbesar dunia jurnalistik lokal saat ini bukan hanya keterbatasan sumber daya, tetapi juga tekanan ekosistem digital yang mendorong kecepatan di atas akurasi. Banyak media, katanya, terjebak dalam konten instan dan kehilangan esensi idealisme pers sebagai pilar demokrasi.

“Di era klik dan viral, jurnalisme berintegritas adalah bentuk kepahlawanan modern. Tugas kita menjaga agar media tidak menjadi alat propaganda, tapi tetap menjadi ruang publik yang mencerahkan,” tegasnya.

“Jan Warista juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara media, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem informasi yang sehat di Kabupaten Karo. Ia berharap jurnalis daerah mampu menjadi jembatan aspirasi dan kontrol sosial tanpa kehilangan profesionalitas.

“Kalau dulu pahlawan berjuang dengan senjata, sekarang jurnalis berjuang dengan pena dan data. Karena dari informasi yang benar, masyarakat bisa menentukan arah masa depan daerahnya,” ujarnya menutup.

“Momentum Hari Pahlawan 2025, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa keberanian dan integritas masih menjadi nilai utama — bukan hanya di medan perang, tetapi juga di ruang redaksi.

(Dedek Perangin angin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Kios di Desa Helvetia di Lalap Sijago Merah

6 Agustus 2026 - 03:05 WIB

ALMASU DUKUNG DISHUB KOTA MEDAN, DORONG TATA KELOLA PARKIR DAN LPJU SEMAKIN TRANSPARAN

4 Agustus 2026 - 08:02 WIB

MERASA TIDAK DAPAT KEADILAN, DIDUGA BERAT SEBELAH IBU KORBAN DESAK KAPOLRI COPOT KAPOLRES DAIRI

2 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Wujudkan Kepastian Dan Keadilan Hukum, Buronan Tindak Pidana Perlindungan Anak Asal Pematang Siantar Berhasil Dibekuk Intelijen Kejaksaan Di Bandara Soekarno Hatta

30 Juli 2026 - 13:44 WIB

PT PHPO Belawan Gelar Sunatan Massal

30 Juli 2026 - 04:46 WIB

Trending di Nasional