Menu

Mode Gelap
Polemik Saluran Aliran Irigasi Dibendung Sepihak Oleh Salah Seorang Warga, Masyarakat Petani Sei Rejo Menjadi Resah. Ada Apa Dengan Muliono Kades Sei Rejo yang Menghindari Wartawan Padahal Sudah Berjanji Untuk Bertemu. PERKEBUNAN DI SUBULUSSALAM BEROPERASI TANPA IZIN LENGKAP, MASYARAKAT PROTES KARENA TINDAKAN PEMKO SEKARANG SENYAP Ketua DPC LSM KPK. RI. Kabupaten Karo. Ucapkan Selamat Atas Pernikahan Resepsi Pernikahan Anak Kepala Desa Pergendangen Tigabinga Figur Mengayomi dan Humanis, M. A. Bahrum Mantap Melangkah Menuju Ketua KNPI Kabupaten Langkat Melakukan Sesuatu Dengan Tepat Tampa Membuang Sumber Daya “Apa Itu Efisiensi “

News

Kejari Subulussalam Gelar Penyuluhan Hukum Antikorupsi di SMAS Plus Muhammadiyah Subulussalam

badge-check


					Kejari Subulussalam Gelar Penyuluhan Hukum Antikorupsi di SMAS Plus Muhammadiyah Subulussalam Perbesar

SUBULUSSALAM,Aceh||MediaIndonesia11 Desember 2025 – Kejaksaan Negeri (Kejari) Subulussalam melalui Bidang Intelijen telah melaksanakan penyuluhan hukum dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025 pada hari Kamis (11/12) pukul 09.00 WIB bertempat di SMAS Plus Muhammadiyah Kota Subulussalam.

 

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB dengan aman dan tertib dihadiri oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Subulussalam, Kepala Sekolah SMAS Plus Muhammadiyah, Dewan Guru, staf Bidang Intelijen, serta siswa-siswinya.

 

Dalam penyampaian materi, Kepala Seksi Intelijen menjelaskan bahwa Indonesia kaya sumber daya alam, namun kekayaan itu belum sepenuhnya dinikmati masyarakat karena masalah pengelolaan dan korupsi. Beliau menekankan bahwa korupsi adalah musuh bersama yang merugikan masyarakat, menghambat pembangunan, dan menghalangi kemakmuran.

 

Menyesuaikan tema Hakordia 2025 yaitu “Kekayaan Negara untuk Kemakmuran Rakyat,” beliau mengingatkan bahwa kekayaan negara harus digunakan untuk kepentingan seluruh rakyat, bukan kelompok tertentu. Generasi muda termasuk siswa SMA dituntut menjadi pribadi yang jujur, kritis, dan berani menolak kecurangan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan pembagian media edukasi berupa stiker.

 

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan langsung atas arahan Kejaksaan Agung melalui Surat Jampidsus Nomor B-368/F/Fjp/12/2025 tanggal 04 Desember 2025. Diperkirakan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai bahaya korupsi dan pentingnya integritas sejak dini. Antusiasme peserta juga menunjukkan potensi program ini diperluas ke sekolah lain di Subulussalam.

 

Selain itu, Kepala Seksi Intelijen mengajak siswa untuk memanfaatkan libur sekolah dengan belajar di Kejari Subulussalam dan menegaskan “Tidak ada tempat yang aman bagi pelaku korupsi.”

 

Sebagai saran, diharapkan kegiatan penyuluhan serupa terus ditingkatkan dan diperluas, disertai monitoring lanjutan efektivitas serta penambahan media edukasi yang menarik.

 

(Pewarta: IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PERKEBUNAN DI SUBULUSSALAM BEROPERASI TANPA IZIN LENGKAP, MASYARAKAT PROTES KARENA TINDAKAN PEMKO SEKARANG SENYAP

16 Januari 2026 - 02:26 WIB

Agar Masyarakat Paham,Apa Itu Yang Dimaksud : Transfer Ke Daerah (TKD)

15 Januari 2026 - 01:19 WIB

Pembanyaran Lampu jalan dan Perawatan Lampu Di abaikan Kota Subulussalam Bagaikan Kota Mati 

14 Januari 2026 - 14:51 WIB

Pada malam hari Kota Subulussalam Bagaikan Kota Mati alias tidak Bertuan 

14 Januari 2026 - 14:11 WIB

Jalan Kecamatan Longkib Mulai Rusak, Kendaraan Tonase Besar Jadi Sorotan

14 Januari 2026 - 06:16 WIB

Trending di News