Menu

Mode Gelap
Defisit Rp258 M Kota Subulussalam: Warisan Lama atau Tanggung Jawab Bersama? MASYARAKAT SUBULUSSALAM KRITIK HAK INTERPELASI DPRK SUBULUSSALAM, SEOLAH HANYA WALIKOTA YANG BERTANGGUNG JAWAB Hadiri Pelantikan KORMI Sumut, Bobby Nasution Sebut Daffasya Sinik Adik Gubernur Sumut PD IPA Nias Selatan Apresiasi Gubsu Bobby Nasution atas Peresmian Jembatan PP ISARAH: UNIVA Medan dan Labuhanbatu Harus Jadi Pusat SDM Unggul dan Berdaya Saing MASYARAKAT SUBULUSALAM MEMINTA AUDIT MASIF ANGGARAN DANA DESA 2022-2024, DIDUGA DIEMBAT DAN DISEDIAKAN OKNUM

News

Kecamatan Simpang Kiri: Jejak Tua, Wajah Lama, Harapan Baru “PPPK Semangat Bersih-Bersih”

badge-check


					Kecamatan Simpang Kiri: Jejak Tua, Wajah Lama, Harapan Baru “PPPK Semangat Bersih-Bersih” Perbesar

Subulussalam,Aceh||MediaIndonesia  Di Kota Subulussalam, semua jalan kenangan kerap berujung ke Simpang Kiri. Kecamatan ini bukan sekadar wilayah administratif, melainkan titik mula sejarah kota yang kini berusia hampir dua dekade. Dari sinilah dulu roda pemerintahan kecil digerakkan, ketika Subulussalam masih berada di bawah Kabupaten Aceh Singkil.

Kantor Camat Simpang Kiri menjadi salah satu penanda usia kota. Bangunannya kini renta: dimakan rayap, atap berlumut, lantai retak, kusen jendela dan pintu lapuk. Namun justru dari kantor inilah pelayanan publik pernah berakar. Dinding-dinding tua itu menyimpan gema musyawarah desa, rapat pembangunan, hingga kisah suka duka aparatur pemerintah. Sebuah bangunan yang lebih mirip museum administrasi ketimbang pusat pelayanan masyarakat modern.

Meski begitu, Simpang Kiri bukan hanya kenangan. Ia adalah wajah lama Subulussalam yang sering luput dari perhatian. Jalan yang rusak, ruang publik yang seadanya, serta fasilitas pemerintahan yang jauh dari kata layak. Ironisnya, dari kecamatan tua ini lahir banyak generasi emas: pejabat birokrasi, pemimpin daerah, hingga cendekiawan yang pernah membawa nama harum Subulussalam. Dari jumlah pemilih yang mencapai lebih dari 26 ribu jiwa, Simpang Kiri bahkan berhasil mengutus lima kursi DPRK.

Sejarah panjang, kontribusi besar, tapi wajahnya tetap lusuh.

Hari ini, sebuah babak kecil mulai ditulis. PPPK—pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang baru dilantik—memilih Jumat berkah untuk bergotong royong di kantor Camat Simpang Kiri. Dipimpin Sekretaris Camat, Mustakin, S.Pd, para abdi negara muda itu membersihkan halaman, mengangkat kursi lapuk, merapikan ruangan, hingga menyingkirkan sisa-sisa rayap. Aksi sederhana, tapi sarat makna: sejarah tidak boleh dibiarkan pudar.

 

Gotong royong ini bukan sekadar bersih-bersih. Ia adalah simbol semangat baru, pesan moral bahwa Simpang Kiri tak boleh hanya jadi catatan kaki dalam sejarah Subulussalam. Semua pihak—masyarakat, tokoh adat, pemuda, hingga para legislator—perlu terlibat membangun kembali wajah kecamatan tertua ini.

 

Para budayawan dan cendekiawan menaruh harapan besar. Mereka ingin pemimpin masa depan menjadikan Kantor Camat Simpang Kiri sebagai cermin pelayanan publik terbaik. Bukan lagi gedung rapuh yang menunggu roboh, melainkan simbol kebanggaan dan ikon kota.

 

Apresiasi pun datang dari masyarakat. Anton, Pimpinan LSM Suara Putra Aceh Kota, mengaku bangga melihat semangat gotong royong PPPK yang baru dilantik itu. “Alhamdulillah, kita bangga melihat PPPK mau turun langsung membersihkan kantor kecamatan, apalagi Sekretaris Kecamatan terus memotivasi mereka untuk mencintai lingkungan kerjanya. Ini langkah awal yang baik,” ujar Anton.

 

Harapannya, Simpang Kiri benar-benar bangkit. Bukan hanya sebagai wajah lama dengan kenangan, melainkan sebagai rumah pelayanan publik terbaik, tempat generasi emas mengabdi dengan dedikasi dan kepedulian.

 

“Bangkitlah Kecamatan Simpang Kiri ke arah yang lebih baik. Inilah generasi emas yang mampu melayani kebutuhan publik dengan hati,” tutup Anton. //IPONG**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Defisit Rp258 M Kota Subulussalam: Warisan Lama atau Tanggung Jawab Bersama?

14 Februari 2026 - 15:37 WIB

MASYARAKAT SUBULUSSALAM KRITIK HAK INTERPELASI DPRK SUBULUSSALAM, SEOLAH HANYA WALIKOTA YANG BERTANGGUNG JAWAB

14 Februari 2026 - 13:38 WIB

MASYARAKAT SUBULUSALAM MEMINTA AUDIT MASIF ANGGARAN DANA DESA 2022-2024, DIDUGA DIEMBAT DAN DISEDIAKAN OKNUM

13 Februari 2026 - 02:40 WIB

Undangan Dialog Multipihak di Gunung Sitoli: Upaya Pecahkan Masalah Konflik Perusahaan dan Masyarakat Subulussalam.

8 Februari 2026 - 10:51 WIB

KUNJUNGAN KERJA KEPALA KEJAKSAAN TINGGI ACEH BESERTA ROMBONGAN KE KEJAKSAAN NEGERI SUBULUSSALAM

7 Februari 2026 - 04:21 WIB

Trending di News