Menu

Mode Gelap
DPW RPN Sumut Apresiasi Respons Cepat Polsek Deli Tua Cegah Tawuran Pelajar ISW: Norman Joesoef Punya Modal Strategis untuk Transformasi Industri Pertahanan Nasional Beredarnya Foto Salaman Wartawan Syahrial dengan Kadus 1 Bogak Besar: Syahrial Bantah Keras Telah Tercapai Perdamaian dan Telah Selesai Kasusnya. DPW Rumah Pengemudi Nusantara Sumut Matangkan Persiapan Pelantikan, Dialog Publik dan Rakerwil Sambut HUT ke- 81 RI, PP IPA Ajak Generasi Muda Rawat Persatuan dan Dukung Polri Jaga Kondusivitas Diduga Data Anak Dimasukkan ke Data PAUD Tanpa Konfirmasi Orang Tua, Sejumlah Anak Disebut Terdampak

Uncategorized

Kebun Tanah Raja Diduga Pekerjakan Pekerja Siluman.

badge-check


					Kebun Tanah Raja Diduga Pekerjakan Pekerja Siluman. Perbesar

Sergai – Media Indonesia –   Management PTPN IV Regional 1, Kebun Tanah Raja diduga kuat pekerjakan pekerja siluman dalam artian bekerja seperti karyawan resmi tapi tidak terdaftar dalam administrasi perusahaan. Seperti yang terlihat pada saat awak Media berkunjung ke Kebun Tanah Raja di Afdeling 2, 3 dan 4, ada sejumlah penderes yang bekerja seperti karyawan resmi pada umumnya tapi bukan karyawan yang disebut dengan FGD, pada hari Sabtu (04/10/2025).

Menurut salah seorang karyawan penderes yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengatakan, para FGD tersebut biasanya tersebar disetiap Mandoran sekitar 2 sampai 5 orang, yang mereka ya seperti kami karyawan resmi, dapat ancak kerja, jatah pisau deres dan juga blong atau tong pengangkut getahnya. Namun kalo soal gaji kami kurang tau, karena berhubung nama mereka tidak ada dibuku produksi, makanya hasil kerja mereka dititipkan kepada kami karyawan resmi, ” Ungkap karyawan tersebut. ”

Disinilah yang bisa menjadi sumber masalah, ” Lanjut karyawan tersebut, ” Karena hitungannya bisa berpengaruh kepada kami yang ditumpangi karena kami juga tidak tau seperti apa tekhnisnya, karena diduga bisa menjadi permainan antara Mandor, Krani mungkin sampai ke atas dan juga FGD, ” Kata karyawan tersebut dengan nada kesal. ”

Menanggapi temuan tersebut, awak Media berusaha konfirmasi ke Calista Fairuz selaku APK (Asisten Personalia Karyawan) Kebun Tanah Raja, melalui via Whatsapp nya, pada hari Rabu (22/10/2025) guna menanyakan mengenai FGD tersebut, namun hingga berita ini dinaikkan belum juga ada jawabannya, meskipun sudah centang dua.

Jika memang benar apa yang disampaikan karyawan tersebut mengenai FGD, tentu sangat disayangkan, karena perusahaan sebesar Kebun Tanah Raja, menggunakan karyawan yang tidak resmi seperti karyawan siluman, yang terkesan untuk menghindari dari kewajibannya sebagai perusahaan jika menggunakan karyawan resmi, dan ini tentu sangat merugikan FGD tersebut, sudah pasti mereka tidak punya hak seperti karyawan resmi pada umumnya, misalnya hak kesehatan. Jika terjadi kecelakaan kerja, siapa yang mau bertanggung jawab.

Dengan naiknya berita ini semoga pihak Management PTPN IV, Khususnya Regional 1, agar menindak lanjuti temuan tersebut, agar bisa menciptakan suasana kerja yang nyaman bagi para pekerjanya, yang tentu sesuai dengan peraturan pemerintah, yang bisa saling menguntungkan antara pekerja dan perusahaan. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Pengoplosan BBM dengan Konden, AR Disebut Pemasok Minyak Konden di Sergai.

5 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Cegah Korupsi Untuk Mendukung Ketahanan Pangan, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Gelar Penerangan Hukum Pada Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan

5 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Penyampaian Aspirasi Masyarakat Petani Dusun IV, Diwarnai Walkout Ketua BPD Sei Rejo.

5 Agustus 2026 - 07:06 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, SEKBER FAHMI Resmi Berdiri di Sumut, Usung Sinergi Advokat dan Media Kawal Penegakan Hukum. 

5 Agustus 2026 - 01:35 WIB

Pemdes Sei Rejo Laksanakan Mediasi Kisruh P3A dengan Koptan: Sepakat Angkat Ketua P3A Baru.

4 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Trending di Uncategorized