Menu

Mode Gelap
Kadis Pertanian Sergai Bungkam, Proyek Pintu Air Sei Rejo Anggaran 2024 , Diduga Masih Bermasalah, Namun Diterima Dinas Pertanian Sergai. Momen Ramadhan Penuh Kebahagiaan: RSUD Kota Subulusalam Aceh Santuni Anak Yatim Karyawan Dan Pegawainya Hutan Dirambah di Sukarame LSM LPPN Desak Dinas Kehutanan Sumut Tindak Tegas Pelaku Fisik Bangunan Diduga Tidak Sesuai RAB, Proyek Oplah Sawah Non Rawa 150 Hektare di Desa Sei Rampah Terindikasi Bermasalah. Cari Penerus Da’i Muda: Gebyar Ramadhan KOMDAM Sumut Jadi Wadah Kreativitas Hidupkan Budaya Melayu Tasyakuran II Tahun Permada Desa Teluk Piai: Momentum Perkuat Sinergi Mahasiswa dan Pemuda

Nasional

Kapolsek Mardingding Bersama Camat dan BKSDA Sumut Tindaklanjuti Temuan Jejak Harimau di Perladangan Warga

badge-check


					Kapolsek Mardingding Bersama Camat dan BKSDA Sumut Tindaklanjuti Temuan Jejak Harimau di Perladangan Warga Perbesar

 

Karo -Media Indonesia org

Warga Dusun Cerumbu, Desa Kuta Pengkih, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, dikejutkan dengan temuan jejak satwa liar yang diduga kuat merupakan tapak kaki harimau. Jejak tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani, Hendra Tarigan (40), pada Sabtu (6/9/2025) sore di area perladangannya di Uruk Jambe.

“Menindak lanjuti laporan itu, pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 12.00 WIB, Kapolsek Mardingding AKP A. Nainggolan, S.H., bersama Camat Mardingding Ramly Oktar Tarigan, S.H., perwakilan BKSDA Sumut Samuel Siahaan, perangkat desa setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Kapolsek Mardingding AKP A. Nainggolan, S.H. menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan di sekitar perladangan, pihaknya bersama tim mengambil langkah awal dengan membunyikan petasan. “Tindakan ini dilakukan untuk memastikan jika harimau masih berada di sekitar lokasi, maka bisa segera menjauh dan kembali ke dalam hutan,” ujarnya.

“Selain itu, pihak BKSDA juga memberikan arahan langsung kepada masyarakat yang berladang di sekitar lokasi agar tidak melakukan tindakan membahayakan terhadap satwa dilindungi tersebut. “Masyarakat diimbau tidak membunuh atau menyakiti harimau. Cukup membuat suara, seperti marcon atau petasan, karena harimau cenderung menghindari bunyi bunyian dan api,” tambah Kapolsek.

“Untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian bersama pemerintah desa mengingatkan warga agar tidak beraktivitas di ladang pada malam hari. Polsek Mardingding juga terus berkoordinasi dengan BKSDA Sumut dalam upaya penanggulangan dan pengawasan.

“Kedepan, Polsek Mardingding bersama pihak kecamatan dan BKSDA akan terus memantau situasi serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada sekaligus menjaga keberadaan satwa yang dilindungi,” tegas Kapolsek.

“Situasi di lokasi saat ini dalam keadaan terkendali. Tidak ada korban jiwa maupun ternak yang diserang. Warga diharapkan tetap tenang dan mematuhi arahan yang telah disampaikan oleh pihak berwenang.

#polrestanahkaro
#kapolrestanahkaro
#humaspolrestanahkaro

Wakaperwil

(Sederhana s Maha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Patroli Malam dan Respons Laporan 110, Polres Tanah Karo Jaga Kondusivitas Kabanjahe

12 Maret 2026 - 12:48 WIB

PT PHPO Bantu 89 Paket Sembako Kepada Warga Desa Saentis

12 Maret 2026 - 05:47 WIB

Kejatisu Gelar Silahturahmi,”Buka Puasa Bersama Para Insan PERS Sumatra Utara. Dalam Tema Menebar Kebaikan Menjauhi “Hoaks

12 Maret 2026 - 01:56 WIB

11 Maret 2026 - 12:29 WIB

*KEJATI SUMUT RAIH PENGHARGAAN SEBAGAI INSTANSI TERBAIK KE-II KINERJA PENGGUNA ANGGARAN SE SUMATERA UTARA

11 Maret 2026 - 09:01 WIB

Trending di Nasional