Menu

Mode Gelap
DPW RPN Sumut Apresiasi Respons Cepat Polsek Deli Tua Cegah Tawuran Pelajar ISW: Norman Joesoef Punya Modal Strategis untuk Transformasi Industri Pertahanan Nasional Beredarnya Foto Salaman Wartawan Syahrial dengan Kadus 1 Bogak Besar: Syahrial Bantah Keras Telah Tercapai Perdamaian dan Telah Selesai Kasusnya. DPW Rumah Pengemudi Nusantara Sumut Matangkan Persiapan Pelantikan, Dialog Publik dan Rakerwil Sambut HUT ke- 81 RI, PP IPA Ajak Generasi Muda Rawat Persatuan dan Dukung Polri Jaga Kondusivitas Diduga Data Anak Dimasukkan ke Data PAUD Tanpa Konfirmasi Orang Tua, Sejumlah Anak Disebut Terdampak

News

HRB Tekankan Pentingnya Literasi dan Peran Perangkat Desa dalam Mengembangkan Ekowisata

badge-check


					HRB Tekankan Pentingnya Literasi dan Peran Perangkat Desa dalam Mengembangkan Ekowisata Perbesar

Subulussalam,Aceh||MediaIndonesia Saat Pembicara HRB di Aula pendopo wali kota Subulussalam pagi itu dipenuhi oleh kepala desa dan perangkat kampong yang antusias mengikuti Pelatihan Pengembangan Potensi Desa Wisata. Kegiatan yang digagas oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kota Subulussalam ini menjadi ajang penting bagi para pemimpin kampong untuk menggali ide, berbagi pengalaman, dan memperkuat kapasitas dalam mengelola potensi wisata di wilayah masing-masing.(14 Oktober 2025).

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Subulussalam H. Rasid Bancin menegaskan bahwa kunci kemajuan desa terletak pada kemampuan perangkat desa dan tokoh masyarakat dalam mengenali serta mengelola potensi yang ada di wilayahnya. “Kita masyarakat Subulussalam masih kekurangan literasi tentang pengembangan wisata. Padahal, potensi kita luar biasa — dari kekayaan alam seperti kapur barus, sungai-sungai yang indah, hingga nilai sejarah dan budaya seperti sosok Syekh Hamzah Fansuri yang bisa menjadi ikon kebanggaan daerah,” ujarnya.

 

H. Rasid Bancin menambahkan bahwa pengembangan ekowisata yang berbasis potensi lokal tidak hanya memperkuat identitas budaya dan lingkungan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa. “Jika potensi desa digali dan dikelola dengan baik, bukan hanya menjadi daya tarik wisata, tapi juga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi warga,” katanya.

 

Kegiatan pelatihan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan desa-desa di Subulussalam untuk menatap arah pembangunan yang lebih mandiri dan kreatif. Dengan kolaborasi antara pemerintah, perangkat kampong, dan masyarakat, Subulussalam diyakini mampu tumbuh sebagai kota dengan jaringan desa wisata unggulan yang berkelanjutan dan berdaya saing.

 

> “Mulailah dari desa kita sendiri. Gali potensi, jaga alam, dan jadikan wisata sebagai sumber kesejahteraan,” tutup Wali Kota Rasid Bancin memberi semangat kepada seluruh peserta pelatihan.

 

Saat pembukaan pelatihan tampak Kepala DPMK, Zulpan Ketua Apdesi Kota Subulussalam , kadis Pariwisata dan pemuda dan SKPK lainnya.

 

Ketua Apdesi berharap usai pelatihan ini, memberi semangat baru, dan rasa memiliki dalam menggali potensi desa hingga mampu meningktkan kesejahteraan masyarakat kampong. Mendorrong ekonomi desa berkelanjutan” Kata Zulpan Ketua Apdesi itu. //IPONG**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Kios di Desa Helvetia di Lalap Sijago Merah

6 Agustus 2026 - 03:05 WIB

PW IPA Sumut Apresiasi Langkah Terobosan Gubernur Bobby Nasution Bangun Nias dan Sipiongot

27 Juli 2026 - 15:19 WIB

Warga Miskin di Desa Lidah Tanah Punya KKS Tersisih Tidak Dapat Bansos Jadi Sorotan.

17 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemukiman Warga Desa Bogak Besar Diserbu Ribuan Lalat, Guna Cari Solusi, Warga Desak Adakan Mediasi Antara Pengusaha Ternak Ayam dan Pemerintah.

11 Juni 2026 - 15:03 WIB

SMK Tarbiyah Islamiyah di Deli Serdang Kebakaran

11 Juni 2026 - 06:07 WIB

Trending di Berita