Menu

Mode Gelap
Legalitas Pasokan Bahan Baku Pada Operasional PKS Mini di Pematang Kuala Jadi Pertanyaan dan Sorotan Publik. SMK Tarbiyah Islamiyah di Deli Serdang Kebakaran Pasca Perbaikan Jembatan Operasional PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Diduga Mangkrak Tidak Bisa Dilalui, Publik Desak Audit dan Evaluasi Total Aset Negara Tersebut. PBG Dipertanyakan, SKY Cross RSIA Rosiva Murni Teguh Diduga Kuat Langgar Perda, Walikota Medan Rico Waas Diminta Turun Tangan. Sat Binmas Polres Karo Perkuat Sinergi dengan Satpam Melalui Pembinaan Kamtibmas di Merek IPMAPI Sumut desak Rektor UINSU copot Kaprodi S3 yang diduga terlibat skandal moral dan dilaporkan ke polisi

Berita

Diduga Alergi Sosial Kontrol, Manager Kebun Tanah Raja Blokir Nomor Kontak Wartawan.

badge-check


					Diduga Alergi Sosial Kontrol, Manager Kebun Tanah Raja Blokir Nomor Kontak Wartawan. Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Hubungan kemitraan antara pihak manajemen perkebunan Tanah Raja dengan insan pers kembali mendapat sorotan. Manajer Kebun Tanah Raja, Djoel Irwin, diduga sengaja memblokir nomor WhatsApp awak media saat hendak dikonfirmasi terkait fungsi kontrol sosial masyarakat. Peristiwa ini bermula pada Jumat, 8 Mei 2026, yang mana awak media mengirimkan pesan WhatsApp ke nomor Manajer Kebun Tanah Raja untuk memperkenalkan diri, sekaligus memohon izin bersilaturahmi guna menawarkan jalinan kemitraan yang baik, Senin (18/05/2026).

Namun, upaya komunikasi tersebut tidak mendapat respons positif. Dugaan pemblokiran kuat muncul saat awak media hendak melakukan konfirmasi mengenai sebuah temuan di lapangan setelah tidak adanya respon dari Manager. Pesan konfirmasi yang dikirimkan hanya menunjukkan indikator centang satu (tidak terkirim), padahal sebelumnya komunikasi awal menunjukkan indikator centang dua (terkirim).

Kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi di lingkungan Kebun Tanah Raja. Beberapa bulan lalu, awak media juga mengalami hal serupa saat mencoba membangun komunikasi dengan Asisten Kepala (Askep), Bayu Ginting. Kontak tersebut tiba-tiba terputus tanpa alasan yang jelas, diduga kuat karena diblokir.

Sikap tertutup dari jajaran manajemen Kebun Tanah Raja ini sangat disayangkan. Sebagai perusahaan publik atau entitas yang mengelola aset, pihak perkebunan seharusnya membuka ruang komunikasi yang transparan, bukan justru terkesan alergi terhadap kehadiran jurnalis yang menjalankan tugasnya sebagai kontrol sosial.

Hingga berita ini diturunkan, pihak wartawan masih kesulitan mendapatkan akses konfirmasi resmi dari pihak manajemen Kebun Tanah Raja akibat penutupan saluran komunikasi tersebut. Awak media berharap jajaran pimpinan atas bersedia memberikan klarifikasi demi perimbangan informasi yang objektif.  (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SMK Tarbiyah Islamiyah di Deli Serdang Kebakaran

11 Juni 2026 - 06:07 WIB

Pasca Perbaikan Jembatan Operasional PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Diduga Mangkrak Tidak Bisa Dilalui, Publik Desak Audit dan Evaluasi Total Aset Negara Tersebut.

11 Juni 2026 - 01:03 WIB

IPMAPI Sumut desak Rektor UINSU copot Kaprodi S3 yang diduga terlibat skandal moral dan dilaporkan ke polisi

10 Juni 2026 - 09:45 WIB

Ketua IPA Sumut Ahmad Irham Tajhi Semprot Deddy Sitorus: Sidak Bobby ke PLN Itu Bela Rakyat, Bukan Pencitraan!

9 Juni 2026 - 15:43 WIB

4 Kandang Usaha Ternak Ayam yang Beroperasi di Desa Bogak Besar Kantongi Izin, Lainnya Diduga Bodong.

9 Juni 2026 - 11:16 WIB

Trending di Berita