Menu

Mode Gelap
Usai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI Disorot Siswi Sempat Dilaporkan Keluar Asrama Sekolah Rakyat Sergai Kembali ke Pelukan Keluarga, Sistem Pengamanan dan Komunikasi Disorot. Diduga Kabur dari Sekolah Rakyat Sergai, Keberadaan Selvi Anggraini Masih Misteri: Orang Tua Menangis Kecewa. Darurat Perjudian 303 di Sergai: Togel Menjamur di Warung Kopi, Kapolres dan Ketua MUI Kompak Bungkam MERASA TIDAK DAPAT KEADILAN, DIDUGA BERAT SEBELAH IBU KORBAN DESAK KAPOLRI COPOT KAPOLRES DAIRI Menuju Titik Terang: Warga Dusun 6 Bogak Besar Sambut Positif Hasil Mediasi Kedua dengan Pengusaha Ternak

Kriminal

Desa Mata Pao Digegerkan Penemuan Mayat Diduga Korban Pembunuhan di Areal Perkebunan PT Socfindo Kebun Mata Pao.

badge-check


					Desa Mata Pao Digegerkan Penemuan Mayat Diduga Korban Pembunuhan di Areal Perkebunan PT Socfindo Kebun Mata Pao. Perbesar

SERGAI – Media Indonesia – Warga Dusun 4 Bogak Kecil, Desa Mata Pao, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi mengenaskan di areal perkebunan sawit PT Socfindo Kebun Mata Pao, Jumat pagi (30/04/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban diidentifikasi bernama Suryadi Sutoyo alias Gendon (45), warga Dusun 4 Bogak Kecil, Desa Mata Pao, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai. Saat ditemukan di Blok 33 Divisi 2 PT Socfindo Kebun Mata Pao, tubuh korban dipenuhi dengan luka bacokan, terutama di bagian kepala dan tangan.

Kronologi penemuan kejadian bermula saat petugas keamanan (centeng) Divisi 2 Kebun Mata Pao melakukan patroli rutin. Awalnya, saksi menemukan sepeda motor milik korban terparkir di tengah kebun sawit tanpa ada pemiliknya. Merasa curiga, petugas melakukan pencarian di sekitar lokasi, dan sekitar 100 meter dari posisi sepeda motor, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah. Temuan ini segera dilaporkan ke pihak Pemdes Mata Pao dan pihak kepolisian setempat.

Tindakan Kepolisian Personel dari Polsek Teluk Mengkudu bersama Tim Satreskrim Polres Sergai segera tiba di lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Guna kepentingan penyelidikan dan memastikan penyebab pasti kematian, jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk menjalani otopsi.

Keterangan Keluarga dan istri korban menyatakan bahwa suaminya tidak kunjung pulang ke rumah sejak malam hari sebelum ditemukan meninggal. Sementara itu, menurut keterangan warga sekitar, korban dikenal sebagai pribadi yang baik. “Almarhum orangnya baik dalam bergaul dan setahu kami tidak ada musuh. Kesehariannya menggembala kambing dan lembu, serta bekerja mengomben (merontokkan) padi pada saat musim panen tiba, ” ujar Wak No, salah seorang warga sekitar.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna untuk mengungkap motif dan pelaku di balik dugaan pembunuhan sadis tersebut. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mafia Pangan di Balik Minyakita Medan: “Kios Siluman” Berpesta, Rakyat Menjerit, Aparat Masih Menanti?

26 Mei 2026 - 08:55 WIB

Rumah Digadai Demi Izin Lengkap, Usaha Justru Terus Ditekan — Pemilik CV Napogos Berkarya Jaya Memohon Keadilan ke Presiden dan Gubernur Sumut

21 Mei 2026 - 11:34 WIB

TRANSPARANSI DIPERTANYAKAN: Dana Rp 2 Miliar Revitalisasi SMPN 1 Satu Atap Sukabangun, RAB Disembunyikan, Dugaan Pelanggaran Terbuka

12 Mei 2026 - 09:28 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Ikan, Wakil Wali Kota Sibolga Diperiksa Polda Sumut Sampai Malam

23 April 2026 - 11:13 WIB

Musyawarah Desa Suga Suga Hutagodang Sukses Rumuskan RKPDes TA 2026

13 Januari 2026 - 03:49 WIB

Trending di Anichin-Donghua