Menu

Mode Gelap
Polsek Beringin Disorot Tajam Karena Diduga Melakukan Tangkap Lepas Mafia Solar Dengan Uang Damai Rp 30 Jt. Layani Truk Tangki CPO Isi Solar Subsidi, SPBU 14.205.1111 Pagar Jati Abaikan Larangan dan Peraturan Pertamina. Plh Kacabjari Labuhandeli Tegaskan Proses Hukum Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BOS Di MAS Farhan Syarif Hidayah Sesuai Ketentuan dan Prosedur PT MSB2 OPERASIKAN PABRIK ,PABRIK SAWIT TERBESAR DI ACEH TANPA IZIN, DIDUGA GUNAKAN KAYU HUTAN LINDUNG DARI OKNUM MANTAN KEPALA DESA Ormas LAKI DPC Kota Subulussalam Dukung Langkah Fraksi Rabbani untuk Laporkan Angka Devisit keuangan pemko Subulussalam WALIKOTA SUBULUSSALAM MINTA KPK & KEJAKSAAN AGUNG AUDIT KEUANGAN PEMKOTA

Nasional

Penampakan Jejak Diduga Kaki Harimau Gegerkan Warga Desa Pola Tebu, Polisi Koordinasi Pihak Terkait

badge-check


					Penampakan Jejak Diduga Kaki Harimau Gegerkan Warga Desa Pola Tebu, Polisi Koordinasi Pihak Terkait Perbesar

 

Kutabuluh,Karo ,MI.org.      Warga Desa Pola Tebu, Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo, digegerkan dengan penemuan bekas jejak yang diduga tapak kaki harimau di area perladangan warga. Penemuan tersebut terjadi di dua lokasi berbeda, yakni Perjuman Uruk Kecing dan Perjuman Lau Angkat.

“Peristiwa pertama dialami oleh Andika Kaban (36), seorang petani asal Desa Pola Tebu. Saat hendak menuju ladangnya di Perjuman Uruk Kecing pada Selasa (16/9/2025) sekitar pukul 12.00 WIB, ia menemukan bekas tapak mencurigakan yang menyerupai jejak harimau.

“Keesokan harinya, Rabu (17/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, hal serupa kembali dialami oleh Wisnu Saputra Karo-Karo. Saat menuju ladangnya di Perjuman Lau Angkat, ia juga menemukan bekas tapak yang diduga kuat milik satwa liar tersebut.

“Kabar ini membuat warga sekitar resah, mengingat kawasan ladang tersebut kerap menjadi lokasi aktivitas masyarakat.

“Kapolsek Kutabuluh, AKP Poltak H. Hutahean, membenarkan adanya laporan dari warga terkait penemuan bekas jejak yang diduga kaki harimau tersebut.

“Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan. Kami minta masyarakat tidak melakukan aktivitas di ladang pada malam hari, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas AKP Poltak, Jumat (19/9/2025), saat mengecek lokasi.

“Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk memastikan kebenaran temuan tersebut. “Informasi ini akan segera ditindaklanjuti oleh pihak BKSDA dengan melibatkan unsur terkait lainnya,” tambahnya.

“Sementara itu, aparat desa bersama warga diminta untuk tetap tenang, waspada, dan melaporkan segera jika kembali menemukan jejak maupun tanda-tanda keberadaan satwa liar di sekitar pemukiman.

#polrestanahkaro
#kapolrestanahkaro
#humaspolrestanahkaro

Wakaperwil

(Sederhana s Maha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Plh Kacabjari Labuhandeli Tegaskan Proses Hukum Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BOS Di MAS Farhan Syarif Hidayah Sesuai Ketentuan dan Prosedur

16 Februari 2026 - 14:07 WIB

PP ISARAH: UNIVA Medan dan Labuhanbatu Harus Jadi Pusat SDM Unggul dan Berdaya Saing

13 Februari 2026 - 10:41 WIB

KEPALA KANWIL PEMASYARAKATAN SUMATERA UTARA DAN KEPALA BALAI PEMASYARAKATAN KELAS I MEDAN KUNJUNGI KAJATI SUMATERA UTARA

10 Februari 2026 - 14:39 WIB

Tersulut Api Cemburu, Tersangka Aniaya Pacar Hingga Berujung Proses Hukum

9 Februari 2026 - 14:46 WIB

JAKSA TERAPKAN RESTORATIF JUSTICE & PERKARA DIHENTIKAN

9 Februari 2026 - 12:53 WIB

Trending di Nasional