Menu

Mode Gelap
Maling Rumah Kosong, 2 Pemuda Tewas Diamuk Massa Jelang Pergantian Tahun , Walikota Medan dan Forkopimda Pastikan Medan Kondusif KETUA DPD SWI SUBULUSSALAM: PENYALURAN DANA BINAAN MEDIA OLEH PEMKO TIDAK ADIL DAN TIDAK TRANSPARAN Ketua DPRD Kabupaten Solok Pimpin Rapat Paripurna Penetapan Propemperda 2026 di Penghujung Tahun 2025. KBH Wibawamukti Terpilihnya Menjadi Posbakum Pengadilan Negeri Cikarang Ditandai Dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU). DUGAAN KORUPSI DANA DESA LAPAHAN BUAYA: MASYARAKAT MINTA PENYELIDIKAN APH ACEH SINGKIL

Nasional

Kapolsek Mardingding Bersama Camat dan BKSDA Sumut Tindaklanjuti Temuan Jejak Harimau di Perladangan Warga

badge-check


					Kapolsek Mardingding Bersama Camat dan BKSDA Sumut Tindaklanjuti Temuan Jejak Harimau di Perladangan Warga Perbesar

 

Karo -Media Indonesia org

Warga Dusun Cerumbu, Desa Kuta Pengkih, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, dikejutkan dengan temuan jejak satwa liar yang diduga kuat merupakan tapak kaki harimau. Jejak tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani, Hendra Tarigan (40), pada Sabtu (6/9/2025) sore di area perladangannya di Uruk Jambe.

“Menindak lanjuti laporan itu, pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 12.00 WIB, Kapolsek Mardingding AKP A. Nainggolan, S.H., bersama Camat Mardingding Ramly Oktar Tarigan, S.H., perwakilan BKSDA Sumut Samuel Siahaan, perangkat desa setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Kapolsek Mardingding AKP A. Nainggolan, S.H. menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan di sekitar perladangan, pihaknya bersama tim mengambil langkah awal dengan membunyikan petasan. “Tindakan ini dilakukan untuk memastikan jika harimau masih berada di sekitar lokasi, maka bisa segera menjauh dan kembali ke dalam hutan,” ujarnya.

“Selain itu, pihak BKSDA juga memberikan arahan langsung kepada masyarakat yang berladang di sekitar lokasi agar tidak melakukan tindakan membahayakan terhadap satwa dilindungi tersebut. “Masyarakat diimbau tidak membunuh atau menyakiti harimau. Cukup membuat suara, seperti marcon atau petasan, karena harimau cenderung menghindari bunyi bunyian dan api,” tambah Kapolsek.

“Untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian bersama pemerintah desa mengingatkan warga agar tidak beraktivitas di ladang pada malam hari. Polsek Mardingding juga terus berkoordinasi dengan BKSDA Sumut dalam upaya penanggulangan dan pengawasan.

“Kedepan, Polsek Mardingding bersama pihak kecamatan dan BKSDA akan terus memantau situasi serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada sekaligus menjaga keberadaan satwa yang dilindungi,” tegas Kapolsek.

“Situasi di lokasi saat ini dalam keadaan terkendali. Tidak ada korban jiwa maupun ternak yang diserang. Warga diharapkan tetap tenang dan mematuhi arahan yang telah disampaikan oleh pihak berwenang.

#polrestanahkaro
#kapolrestanahkaro
#humaspolrestanahkaro

Wakaperwil

(Sederhana s Maha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Maling Rumah Kosong, 2 Pemuda Tewas Diamuk Massa

31 Desember 2025 - 15:17 WIB

Jelang Pergantian Tahun , Walikota Medan dan Forkopimda Pastikan Medan Kondusif

31 Desember 2025 - 14:57 WIB

Jan Warista Ginting, Ketua DPC LSM KPK-RI Tanah Karo Ucapkan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

27 Desember 2025 - 09:28 WIB

PT PHPO KIM Gelar Sunat Massal

26 Desember 2025 - 10:36 WIB

Kapolres Pakpak Bharat Diminta Tangkap Penyalur BBM Bersubsidi Secara Ilegal 

21 Desember 2025 - 16:02 WIB

Trending di Nasional