Menu

Mode Gelap
PRCLH Gelar Upacara 17 Agustus di Hutan Mangrove Pematang Kuala, “Merdeka Bersama Alam.” PERINGATI HARI RI KE-81, WARGA DESA GUNUNG JAYA KEC. TIGABINANGA GELAR BERBAGAI PERLOMBAAN Munawar Kholil Nur Tegaskan: BEM Sumut Harus Cerdas Sikapi Informasi, Jangan Asal Tuding dan Menakut-nakuti Pelaku Usaha SPBU Rapat Persiapan FORPROVSU I KORMI Sumut Digelar Hari Ini, Daffasya Sinik Bangkitkan Semangat Panitia Dedi Iskandar Tinjau Sekolah Al Washliyah Sergai dan Salurkan Bantuan Pembangunan. Tingkatkan Silaturahmi dan Nasionalisme, IMO Indonesia Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI

Berita

Penetapan Tersangka Kadishub Pematangsiantar Diduga Cacat Formil, Kuasa Hukum Ajukan Praperadilan

badge-check


					Penetapan Tersangka Kadishub Pematangsiantar Diduga Cacat Formil, Kuasa Hukum Ajukan Praperadilan Perbesar

MEDIAINDONESIA.ORG || Pematangsiantar – Penetapan tersangka sekaligus penahanan terhadap Kepala Dinas Perhubungan Kota Pematangsiantar, Julham Situmorang, dinilai cacat formil dan tidak memenuhi unsur pembuktian yang sah menurut hukum. Hal ini disampaikan oleh kuasa hukumnya, Imanuel Sembiring, S.H., M.H. dan Wilter Sinuraya, S.H., melalui keterangan pers yang diterima redaksi.

Julham Situmorang sebelumnya mengajukan gugatan praperadilan. Namun, pihak Kejaksaan Negeri dan Kepolisian Pematangsiantar disebut tidak hadir dalam persidangan tanpa alasan yang jelas hingga pemeriksaan pokok perkara dugaan tindak pidana korupsi disidangkan di Pengadilan Negeri Medan.

Menurut hasil pemeriksaan khusus Inspektorat Pematangsiantar pada 9 Desember 2024, dugaan pelanggaran yang dilakukan Julham Situmorang terkait izin penutupan sementara lokasi parkir di depan RS Vita Insani hanya bersifat administratif dan etik, bukan pidana.

 

“Kesalahan administrasi seharusnya diselesaikan melalui mekanisme etik atau administratif, bukan melalui jalur pidana. Apalagi seluruh uang ganti rugi akibat penutupan parkir tersebut telah disetorkan ke kas Pemerintah Kota Pematangsiantar pada Desember 2024,” ujar imanuel sembiring selaku kuasa hukum dalam pernyataannya.

 

Namun, kejanggalan muncul ketika Sekretaris Daerah Pematangsiantar mengeluarkan surat perintah kepada Julham Situmorang agar mengajukan permohonan pengembalian uang yang sudah disetor ke kas daerah untuk kemudian diserahkan kepada Polres Pematangsiantar. “Jika hal itu dilakukan, justru akan menimbulkan kerugian keuangan negara,” tegas kuasa hukum.

 

Selain itu, penetapan dan penahanan klien mereka dinilai bertentangan dengan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Dalam Negeri, Kejaksaan RI, dan Kepolisian RI. Dalam Pasal 5 MoU tersebut disebutkan bahwa apabila kerugian negara lebih kecil dari biaya penanganan perkara, penyelesaian diberikan secara administratif.

 

“Nilai objek perkara ini hanya Rp48,6 juta dan sudah diselesaikan secara administratif. Maka semestinya permasalahan ini sudah selesai. Namun faktanya, penyidik tetap melanjutkan perkara ini,” sambung wilter sinuraya selaku team penasehat hukum

 

Atas dasar itu, kuasa hukum menilai penetapan status tersangka dan penahanan terhadap Julham Situmorang mengandung cacat formil. Meski demikian, gugatan praperadilan harus gugur karena pemeriksaan pokok perkara sudah dimulai.

 

“Kami berharap majelis hakim Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan dapat melihat persoalan ini dengan jernih serta berani bersikap adil berdasarkan kebenaran,” pungkas kuasa hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PRCLH Gelar Upacara 17 Agustus di Hutan Mangrove Pematang Kuala, “Merdeka Bersama Alam.”

17 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Rapat Persiapan FORPROVSU I KORMI Sumut Digelar Hari Ini, Daffasya Sinik Bangkitkan Semangat Panitia

16 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Dedi Iskandar Tinjau Sekolah Al Washliyah Sergai dan Salurkan Bantuan Pembangunan.

15 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Diatas Keresahan Masyarakat Humbahas Bandar Judi Togel Raup Keuntungan Gila Gilaan, Polisi Bertindak Sebagai Pelindung?

14 Agustus 2026 - 14:07 WIB

HUT RI ke-81: Kabiro newsRI Serdang Bedagai Ajak Elemen Masyarakat Perkuat Karya dan Persatuan.

13 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Trending di Berita