Menu

Mode Gelap
DPW Rumah Pengemudi Nusantara Sumut Matangkan Persiapan Pelantikan, Dialog Publik dan Rakerwil Sambut HUT ke- 81 RI, PP IPA Ajak Generasi Muda Rawat Persatuan dan Dukung Polri Jaga Kondusivitas Diduga Data Anak Dimasukkan ke Data PAUD Tanpa Konfirmasi Orang Tua, Sejumlah Anak Disebut Terdampak Ketum PP IPA Mhd Amril Harahap Kecam Penyebaran Video Hoaks Zulhas: Menyesatkan Publik! SPPG Tegal Pangkah Grobog Kulon Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Memasang Bendera Merah Putih 5 Kios di Desa Helvetia di Lalap Sijago Merah

Nasional

Warga Geruduk Kantor Camat Medan Deli, Keluhkan Kenerja Kepling

badge-check

Foto : warga Geruduk Kantor Camat Medan Deli

MEDAN, MEDIA INDONESIA //  Sejumlah warga kelurahan titi papan menggelar aksi unjukrasa ke kantor camat Medan deli. Selasa (22/4/2025). Dalam aksi unjukrasa tersebut warga membawa sejumlah poster yang berisikan keluhan dan tuntutan terkait Kenerja sejumlah Kepling yang di nilai tidak menjalankan tugas secara baik dan benar.

Dalam aksinya, warga mengaku tidak  puas atas kinerja Kepling 13 khususnya kelurahan titi papan, Kecamatan Medan Deli. Dimana, warga menilai bahwa Kepling 13 tersebut saat ini tidak responsif melayani kebutuhan dan aspirasi warga.

“Kami warga sudah tidak tahan lagi dengan kinerja Kepling yang kurang melayani warganya. Kami minta kepada pak Camat Medan Deli untuk segera menggantinya dengan orang yang lebih baik dan lebih peduli dengan warganya” ucap warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Terkait masalah itu, Camat Medan Deli, Indra, berjanji akan menindaklanjuti tuntutan mereka dan segera melakukan evaluasi.

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepling dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memenuhi tuntutan warga,” katanya.

Unjuk rasa berjalan damai dan kondusif, serta berakhir dengan kesepakatan antara warga dan Camat Medan Deli untuk melakukan pertemuan lanjutan guna membahas tuntutan warga.

Keresahan warga dipicu terkait dugaan laporan masyarakat di Kepolisian wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan atas dugaan pungutan liar (pungli) oleh Badan Kenaziran Masjid (BKM)

Kemudian, kinerja kepala lingkungan yang dinilai kurang mengayomi pelayanan masyarakat. Selain itu, keluhan warga karena daerahnya terkesan kumuh dan tidak ada kepedulian kepala lingkungan dalam hal kebersihan. Warga juga mengeluhkan sejumlah infrastruktur jalan yang rusak dan drainase yang buruk. (TN/TRB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

5 Kios di Desa Helvetia di Lalap Sijago Merah

6 Agustus 2026 - 03:05 WIB

ALMASU DUKUNG DISHUB KOTA MEDAN, DORONG TATA KELOLA PARKIR DAN LPJU SEMAKIN TRANSPARAN

4 Agustus 2026 - 08:02 WIB

MERASA TIDAK DAPAT KEADILAN, DIDUGA BERAT SEBELAH IBU KORBAN DESAK KAPOLRI COPOT KAPOLRES DAIRI

2 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Wujudkan Kepastian Dan Keadilan Hukum, Buronan Tindak Pidana Perlindungan Anak Asal Pematang Siantar Berhasil Dibekuk Intelijen Kejaksaan Di Bandara Soekarno Hatta

30 Juli 2026 - 13:44 WIB

PT PHPO Belawan Gelar Sunatan Massal

30 Juli 2026 - 04:46 WIB

Trending di Nasional