Menu

Mode Gelap
Sinergi Bersama Polri Ungkap Kasus, LPKP Sumut Apresiasi Langkah Tegas Dandim 0209/Labuhanbatu Irham Sadani Rambe: Jangan Karena Tidak Memahami Dinamika Organisasi, Kapolrestabes Medan Dikaitkan dengan Persoalan Internal PT PHPO Bantu Penerangan Lampu Untuk 2 Mushalla di Belawan PT PHPO Belawan Bantu 25 Sak Semen ke GBKP Runggun Bangun Mulia Agra Reynold Gurning Melesat Sendiri, Jadi Satu-Satunya Pendaftar Ketua Hanura Karo CYEA: Kepemimpinan Darmawan Prasodjo dan Yusuf Didi Setiarto Menjadi Momentum Penguatan Transformasi PLN dan Agenda Energi Nasional

Berita

Sekretaris PW HIMMAH Sumut Sampaikan Dukungan Penuh Atas Sikap Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni

badge-check


					Sekretaris PW HIMMAH Sumut Sampaikan Dukungan Penuh Atas Sikap Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Perbesar

Media Indonesia | MEDAN – Sekretaris Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Sumatera Utara, Muhammad Kurniawan, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuhnya atas sikap tegas Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IV DPR RI yang menyoroti persoalan bisnis penebangan hutan serta pentingnya menjaga kelestarian hutan adat.


‎Kurniawan menilai pernyataan Raja Juli Antoni yang menegaskan bahwa praktik “bisnis menebang” tidak boleh dibiarkan menjadi refleksi kuat bahwa pemerintah hadir untuk memperbaiki tata kelola kehutanan dan mendorong keberlanjutan lingkungan.

‎“Pernyataan Bapak Raja Juli Antoni dalam Raker tersebut menggambarkan keberanian dan komitmen pemerintah untuk menghentikan model pengelolaan hutan yang hanya berorientasi pada keuntungan. Ini adalah sikap yang patut diapresiasi,” ujar Kurniawan.

‎Ia juga menilai positif langkah Menteri Kehutanan yang mengajak lembaga swadaya masyarakat seperti AMAN, WALHI, serta berbagai komunitas pemerhati lingkungan untuk berkolaborasi menjaga kawasan hutan adat.

‎“Kolaborasi lintas sektor sangat penting. HIMMAH Sumut mendukung ajakan tersebut dan siap menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menyelamatkan hutan, khususnya di Sumatera Utara yang sangat rentan terhadap aktivitas ilegal,” tambahnya.

‎Kurniawan berharap ketegasan yang ditunjukkan dalam Raker dengan Komisi IV DPR RI dapat diikuti oleh penguatan pengawasan di tingkat daerah. Ia menegaskan bahwa banyak kawasan hutan di Sumatera Utara yang membutuhkan perhatian serius karena adanya potensi perambahan, pembalakan liar, dan ekspansi perkebunan yang tidak terkendali.

‎“Kami berharap pemerintah pusat dan daerah merespons momentum ini dengan tindakan nyata. Pelestarian hutan bukan hanya isu lingkungan, tetapi tanggung jawab moral untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

‎PW HIMMAH Sumut memastikan komitmennya untuk terus mendorong kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa dan masyarakat melalui edukasi, advokasi, dan kerja sama dengan berbagai pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sinergi Bersama Polri Ungkap Kasus, LPKP Sumut Apresiasi Langkah Tegas Dandim 0209/Labuhanbatu

21 Juni 2026 - 10:19 WIB

Irham Sadani Rambe: Jangan Karena Tidak Memahami Dinamika Organisasi, Kapolrestabes Medan Dikaitkan dengan Persoalan Internal

21 Juni 2026 - 04:33 WIB

CYEA: Kepemimpinan Darmawan Prasodjo dan Yusuf Didi Setiarto Menjadi Momentum Penguatan Transformasi PLN dan Agenda Energi Nasional

19 Juni 2026 - 02:36 WIB

Sorotan K3 di Kebun Rambutan PTPN IV Regional 1: Pekerja Tanpa APD Lengkap Hingga Dugaan Pelibatan Anak Dibawah Umur.

18 Juni 2026 - 15:47 WIB

Dugaan Pembiaran TBM di PTPN IV Regional 2 Kebun Melati yang Terlihat Tak Terawat, Anggaran Perawatan Dipertanyakan.

18 Juni 2026 - 13:17 WIB

Trending di Berita