Menu

Mode Gelap
Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Brigif TP 37/ HS Tunjukkan Bukti Pencapaian Nyata di HUT Ke-1 Polsek Juhar Amankan Kerja Tahun Gendang Guro Guro Aron di Desa Keriahen Warga Miskin Lidah Tanah Tercatat “Pengusaha Besar” di SIKS-NG, Pemdes Lidah Tanah Diduga Abai Perbaiki Data. Proyek P3-TGAI BWS di Kecamatan Pegajahan Diduga Dikoordinir Oknum Kades. Pemdes Lidah Tanah Bungkam Soal Progres Bansos Pak Herman, Publik Desak Pihak Kecamatan dan Dinsos Sergai Turun Tangan. Menyambut HUT RI ke-81, Kabiro Media newsRI Serdang Bedagai Adakan Gelar Berbagai Perlombaan Penuh Gembira. 

Nasional

Politisi PDIP Budiman Nadapdap: Kader Yang Sempat Punya SPPG Harus Diawasi

badge-check


					Politisi PDIP Budiman Nadapdap: Kader Yang Sempat Punya SPPG Harus Diawasi Perbesar

Medan MI.Org. Politisi PDIP Sumut Budiman Nadapdap SE menilai kader PDIP yang terlibat MBG atau memiliki SPPG tidak bisa serta merta disalahkan, atau dicap pembangkang partai. Alasannya, DPP PDIP baru mengeluarkan Surat Edaran larangan terlibat dalam bisnis MBG pada akhir Februari 2926. Sementara sejumlah kader sudah melakukan investasi SPPG jauh sebelum surat edaran dikeluarkan.

“Kader PDIP itu berasal dari beragam latar belakang termasuk kalangan pebisnis. Wajar jika sebahagian kader melirik peluang usaha ini. Apalagi program MBG dari awal tujuannya untuk kerakyatan. Mereka bisa saja terpanggil untuk investasi di situ,” tegas Budiman Nadapdap ketika dimintai tanggapannya oleh wartawan, Senin (9/3(.

Namun dalam perjalanan Program MBG, DPP PDIP menganalisa banyak kelemahan dan tidak tepat sasaran. Sehingga meski awalnya FPDIP DPRD RI menyetujui anggaran MBG kemudian mengambil sikap menolak dan melarang kader terlibat.

Menyikapi kondisi tersebut Budiman Nadapdap memberi solusi agar kader atau keluarganya yang telah sempat memiliki SPPG untuk dievaluasi dan diawasi secara ketat oleh tim internal PDIP. Jika terbukti hanya mencari keuntungan semata maka diminta untuk menutup SPPG.

Namun jika diketahui SPPG yang dimilikinya beroperasi secara baik dan ikut membantu perbaikan gini bagi siswa, maka itu bagian dari program kerakyatan yang berurusan dengan idiologis PDIP pro wong cilik.

Ditanya soal dugaan keterlibatan anggota FPDIP DPRDSU Meryl Saragih dalam usaha SPPG atau dapur MBG, Budiman menyebut sesuai informasi yang didapatnya, nama Meryl tidak ada dalam yayasan pengelola SPPG.

“Setahu saya nama Meryl sudah tidak ada dalam yayasan pengelola SPPG itu. Dan saya kira Sekjen DPP juga sudah mengetahui informasi perihal tersebut,” ucapnya.

Budiman kembali memaparkan bahwa PDIP adalah rumah besar kaum nasionalis yang berasal dari beragam profesi dan latar belakang. Ia mencontohkan mantan Ketua DPD PDIP Sumut Japorman Saragih adalah kader yang punya riwayat seorang enterpreneur.

Beliau seorang pengusaha sukses di sektor jasa angkutan, perkayuan, eksportir kopi dan perkebunan. Karena memiliki jiwa nasionalis ia kemudian masuk PDIP dari awal mulai PDIP, PDIP Pro Mega hingga PDIP.

“Jadi Pak Japorman pengusaha sukses yang masuk PDIP untuk mewujudkan politik kerakyatan. Bukan masuk partai untuk memanfaatkan cari peluang usaha. Maka wajar saja jika naluri bisnisnya tetap berjalan,” ungkapnya.

Sosok Japorman seorang pengusaha dengan integritas serta karismanya menjadi panutan oleh kader. Apalagi militansi dan loyalitas kepada partai dan Ibu Mega yang tidak pernah luntur.

Red..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Brigif TP 37/ HS Tunjukkan Bukti Pencapaian Nyata di HUT Ke-1

23 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Polsek Juhar Amankan Kerja Tahun Gendang Guro Guro Aron di Desa Keriahen

22 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Warga Pearaja Minta Pemkab Humbahas Buka Akses Jalan di Desa Matiti II

20 Agustus 2026 - 06:42 WIB

SEMANGAT PERJUANGAN PAHLAWAN, PRAJURIT YONIF TP 904/GARA MATA KIBARKAN MERAH PUTIH DI DELENG 7 DAYANG

18 Agustus 2026 - 17:18 WIB

KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA UTARA SAPA PELAJAR SMA NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN, Serukan Gerakan Anti Narkoba & Bijak Menggunakan Media Sosial

18 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Trending di Nasional