Menu

Mode Gelap
Camat Perbaungan Bungkam Ketika Dikonfirmasi Terkait Perangkat Desa Sei Nagalawan yang Diduga Berikan Keterangan Palsu. PW IPA Sumut Apresiasi Langkah Terobosan Gubernur Bobby Nasution Bangun Nias dan Sipiongot Kinerja Dinas Perkim-LH Sergai Jadi Sorotan Tajam Publik, Setelah Surat Resmi Permohonan Hasil Lab Wartawan Tak Sampai ke Kadis. Diduga Dialihkan ke Pemborong, Dinas Pertanian Sergai dan APH Diminta Turun Tangan Untuk Tindak Oknum yang Terlibat Dalam Proyek Swakelola Oplah Sawah 2026. Jalin Silaturahmi, Redaksi Media NewsRI Kunjungi Warung Pecal Ibu Riani di Sei Bamban. Sikap Tegas PP IPA Atas Kasus Guru Sodomi Murid di Tanjungbalai: Dorong RUU Penindakan LGBTQ

Berita

Pasca Perbaikan Jembatan Operasional PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Diduga Mangkrak Tidak Bisa Dilalui, Publik Desak Audit dan Evaluasi Total Aset Negara Tersebut.

badge-check


					Pasca Perbaikan Jembatan Operasional PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Diduga Mangkrak Tidak Bisa Dilalui, Publik Desak  Audit dan Evaluasi Total Aset Negara Tersebut. Perbesar

SERGAI — Media Indonesia – Pasca terjadinya insiden ambrolnya jembatan di jalan operasional PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 1 Kebun Tanah Raja tepatnya perbatasan antara afdeling 2 dan afdeling 4, pada beberapa waktu lalu, perbaikan jembatan tersebut dinilai tidak memberikan solusi dan justru menyisakan masalah baru. Kondisi jembatan kini tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga berpotensi mengganggu kelancaran operasional dan merugikan pihak perusahaan negara, Kamis (11/06/2026).

 

Berdasarkan investigasi dan pantauan di lapangan pada hari Selasa (10/06/2026), perbaikan jembatan yang diduga dilakukan akibat aktivitas pihak luar tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan (setengah hati). Perbaikan tidak dilakukan secara menyeluruh hingga ke struktur dasar jembatan yang ambrol. Pihak pelaksana proyek diduga hanya melakukan penambalan dengan menimpakan semen di atas material yang rusak.

 

Akibat metode kerja yang tidak standar tersebut, struktur jembatan menjadi jauh lebih tinggi. Celakanya, elevasi tanjakan dari permukaan tanah menuju jembatan tidak dinormalisasi atau dilandaikan (di-grading), dan kondisi ini hanya dikerjakan pada satu sisi saja. Sisi jembatan lainnya dibiarkan begitu saja tanpa penyelesaian akhir (finishing), membentuk tanjakan ekstrem yang mustahil dilewati oleh kendaraan operasional perusahaan maupun angkutan hasil produksi.

Terkait terbengkalainya aset strategis perkebunan ini, PTPN IV Regional 1 dan pihak manajemen terkait didesak untuk segera melakukan inspeksi langsung dan audit menyeluruh. Audit ini sangat penting untuk menelusuri penanggung jawab teknis, mengevaluasi spesifikasi pekerjaan, dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam proyek perbaikan yang merugikan keuangan negara ini serta siapa – siapa saja yang terlibat yang memberikan izin pihak luar beraktivitas di jalan perusahaan sehingga jembatan di jalan operasional rusak parah.

Jika dibiarkan berlarut-larut, rusaknya akses vital yang diakibatkan oleh pihak luar dan lemahnya pengawasan perbaikan ini akan terus membebani efisiensi serta mengancam kelangsungan aset PTPN IV Kebun Tanah Raja agar juga tidak menjadi mangkrak. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Camat Perbaungan Bungkam Ketika Dikonfirmasi Terkait Perangkat Desa Sei Nagalawan yang Diduga Berikan Keterangan Palsu.

28 Juli 2026 - 01:06 WIB

Kinerja Dinas Perkim-LH Sergai Jadi Sorotan Tajam Publik, Setelah Surat Resmi Permohonan Hasil Lab Wartawan Tak Sampai ke Kadis.

27 Juli 2026 - 14:34 WIB

Diduga Dialihkan ke Pemborong, Dinas Pertanian Sergai dan APH Diminta Turun Tangan Untuk Tindak Oknum yang Terlibat Dalam Proyek Swakelola Oplah Sawah 2026.

27 Juli 2026 - 01:05 WIB

Jalin Silaturahmi, Redaksi Media NewsRI Kunjungi Warung Pecal Ibu Riani di Sei Bamban.

25 Juli 2026 - 16:15 WIB

Sikap Tegas PP IPA Atas Kasus Guru Sodomi Murid di Tanjungbalai: Dorong RUU Penindakan LGBTQ

25 Juli 2026 - 13:07 WIB

Trending di Berita