Menu

Mode Gelap
Dinas Pertanian Sergai Bantah Keterangan Dua Perangkat Desa Sei Nagalawan Terkait Proyek Dinas Pertanian Disebut Milik Mantan Kapolres. Berurai Airmata, Pencuri Uang Di Kabupaten Batubara Di Bebaskan Jaksa Setelah Dimaafkan Korbannya Ketua KORMI Sumut Daffasya Sinik Apresiasi Kehadiran Plt Bupati Langkat di Rakerprov, Fokus Dorong Sport Tourism di Kabupaten/Kota Se-Sumut Mubes Ke- V PSSAB Indonesia Berlangsung di Medan, Sudung Situmorang Berhasil Kembali Terpilih Sebagai Ketum Periode 2025 – 2031. Pemuda Muhammadiyah Sumut dorong PT. Agronusa Mitra Sejahtera utamakan putra-putri daerah dan laksanakan rekrutmen secara terbuka Diduga Ada Upaya Menggagalkan Aksi Damai di Rumah Dinas Kapolda Sumut, Sopir Sound System Mengaku Diancam Akan Ditangkap.

Berita

Pasca Perbaikan Jembatan Operasional PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Diduga Mangkrak Tidak Bisa Dilalui, Publik Desak Audit dan Evaluasi Total Aset Negara Tersebut.

badge-check


					Pasca Perbaikan Jembatan Operasional PTPN IV Regional 1 Kebun Tanah Raja Diduga Mangkrak Tidak Bisa Dilalui, Publik Desak  Audit dan Evaluasi Total Aset Negara Tersebut. Perbesar

SERGAI — Media Indonesia – Pasca terjadinya insiden ambrolnya jembatan di jalan operasional PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 1 Kebun Tanah Raja tepatnya perbatasan antara afdeling 2 dan afdeling 4, pada beberapa waktu lalu, perbaikan jembatan tersebut dinilai tidak memberikan solusi dan justru menyisakan masalah baru. Kondisi jembatan kini tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga berpotensi mengganggu kelancaran operasional dan merugikan pihak perusahaan negara, Kamis (11/06/2026).

 

Berdasarkan investigasi dan pantauan di lapangan pada hari Selasa (10/06/2026), perbaikan jembatan yang diduga dilakukan akibat aktivitas pihak luar tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan (setengah hati). Perbaikan tidak dilakukan secara menyeluruh hingga ke struktur dasar jembatan yang ambrol. Pihak pelaksana proyek diduga hanya melakukan penambalan dengan menimpakan semen di atas material yang rusak.

 

Akibat metode kerja yang tidak standar tersebut, struktur jembatan menjadi jauh lebih tinggi. Celakanya, elevasi tanjakan dari permukaan tanah menuju jembatan tidak dinormalisasi atau dilandaikan (di-grading), dan kondisi ini hanya dikerjakan pada satu sisi saja. Sisi jembatan lainnya dibiarkan begitu saja tanpa penyelesaian akhir (finishing), membentuk tanjakan ekstrem yang mustahil dilewati oleh kendaraan operasional perusahaan maupun angkutan hasil produksi.

Terkait terbengkalainya aset strategis perkebunan ini, PTPN IV Regional 1 dan pihak manajemen terkait didesak untuk segera melakukan inspeksi langsung dan audit menyeluruh. Audit ini sangat penting untuk menelusuri penanggung jawab teknis, mengevaluasi spesifikasi pekerjaan, dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam proyek perbaikan yang merugikan keuangan negara ini serta siapa – siapa saja yang terlibat yang memberikan izin pihak luar beraktivitas di jalan perusahaan sehingga jembatan di jalan operasional rusak parah.

Jika dibiarkan berlarut-larut, rusaknya akses vital yang diakibatkan oleh pihak luar dan lemahnya pengawasan perbaikan ini akan terus membebani efisiensi serta mengancam kelangsungan aset PTPN IV Kebun Tanah Raja agar juga tidak menjadi mangkrak. (Syahrial).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinas Pertanian Sergai Bantah Keterangan Dua Perangkat Desa Sei Nagalawan Terkait Proyek Dinas Pertanian Disebut Milik Mantan Kapolres.

21 Juli 2026 - 02:33 WIB

Mubes Ke- V PSSAB Indonesia Berlangsung di Medan, Sudung Situmorang Berhasil Kembali Terpilih Sebagai Ketum Periode 2025 – 2031.

19 Juli 2026 - 01:49 WIB

Pemuda Muhammadiyah Sumut dorong PT. Agronusa Mitra Sejahtera utamakan putra-putri daerah dan laksanakan rekrutmen secara terbuka

18 Juli 2026 - 07:03 WIB

Diduga Ada Upaya Menggagalkan Aksi Damai di Rumah Dinas Kapolda Sumut, Sopir Sound System Mengaku Diancam Akan Ditangkap.

18 Juli 2026 - 00:47 WIB

Kental Aroma Nepotisme, Usaha Ternak Ayam BUMDes Mangga Dua Tuai Sorotan Tajam Publik.

16 Juli 2026 - 17:46 WIB

Trending di Berita