Menu

Mode Gelap
Dandim 0206/Dairi Hadiri Gladian Pimpinan Pramuka, Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kekompakan nergi TNI–Polri Jaga Malam Tigalingga Tetap Kondusif 🌙👮‍♂️👨‍✈️ Kenang Jasa Pejuang Bangsa,Kejaksaan Negeri Subulussalam Ziarah Kemakam Pahlawan Bijak Bermedsos: Kasus Pencemaran Nama Baik di Subulussalam Ditutup dengan Damai Rutan Kabanjahe Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Secara Virtual Medan Mencekam, Aksi Demo Anarkis Terpecah 3 Bagian Dipukul Mundur Aparat Pengamanan

News

Bijak Bermedsos: Kasus Pencemaran Nama Baik di Subulussalam Ditutup dengan Damai

badge-check


					Bijak Bermedsos: Kasus Pencemaran Nama Baik di Subulussalam Ditutup dengan Damai Perbesar

Subulussalam,Aceh||MediaIndonesia Pemerintah Kampong Subulussalam Selatan di bawah kepemimpinan Kepala Desa Rahmadi menunjukkan langkah bijak dalam menyelesaikan perselisihan antarwarga yang bermula dari unggahan di media sosial. Sabtu pagi, dengan didampingi Babinkamtibmas dan Babinsa, pemerintah desa berhasil menggelar musyawarah mufakat yang berujung damai.(30/08/2025).

Suasana pertemuan semakin khidmat saat acara adat tepung tawar digelar. Kedua belah pihak warga yang sebelumnya berselisih karena perbedaan pendapat di Facebook, akhirnya saling memaafkan dengan penuh keikhlasan. Ritual adat tersebut menghadirkan keheningan sekaligus kesejukan, menjadi simbol pengakuan atas kehilafan dan kerendahan hati untuk saling memaafkan.

Kepala Desa Rahmadi menegaskan bahwa kebijakan khusus kampong dalam menyelesaikan persoalan sosial lebih mengedepankan pendekatan kekeluargaan dan adat istiadat. “Kami ingin setiap permasalahan tidak berlarut, tapi diselesaikan dengan hati yang sejuk. Saling menyadari kekurangan adalah istimewa, dan saling memaafkan adalah keberanian yang harus kita rawat, sejak hari ini kedua belah pihak untuk selalu bersilaturahmi” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat, terutama dalam penggunaan media sosial. Unggahan status, komentar, atau analisa di platform digital dapat menimbulkan salah paham jika tidak bijak. Karenanya, warga diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam berkomunikasi di dunia maya, agar ruang digital tidak menjadi sumber pertengkaran, melainkan sarana mempererat silaturahmi.

Dengan selesainya perselisihan ini, warga Subulussalam Selatan berharap keharmonisan

(Raja Kombih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kenang Jasa Pejuang Bangsa,Kejaksaan Negeri Subulussalam Ziarah Kemakam Pahlawan

30 Agustus 2025 - 06:43 WIB

Komplek MAN 2 Pegayo Butuh Satpam dan CCTV, Anggaran BOS Harusnya Sesuai Kebutuhan

28 Agustus 2025 - 08:49 WIB

Dana Desa Subulussalam Barat Diduga Diselewengkan, BLT dan Anggaran Penguatan Pangan Belum Dibayar

27 Agustus 2025 - 10:33 WIB

Warga Pulo Mbelen Minta Kepada Wali Kota Evaluasi/Ganti PJ Kepala Kampong M. Yasin, Dinilai Tidak Becus Jalankan Tugas Desa

27 Agustus 2025 - 01:22 WIB

Kejari dan Pemko Subulussalam Bersinergi, Tinjau Lokasi Pembangunan Gedung MBG dan Proyek Strategis Nasional.

26 Agustus 2025 - 08:24 WIB

Trending di News