Menu

Mode Gelap
Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Brigif TP 37/ HS Tunjukkan Bukti Pencapaian Nyata di HUT Ke-1 Polsek Juhar Amankan Kerja Tahun Gendang Guro Guro Aron di Desa Keriahen Warga Miskin Lidah Tanah Tercatat “Pengusaha Besar” di SIKS-NG, Pemdes Lidah Tanah Diduga Abai Perbaiki Data. Proyek P3-TGAI BWS di Kecamatan Pegajahan Diduga Dikoordinir Oknum Kades. Pemdes Lidah Tanah Bungkam Soal Progres Bansos Pak Herman, Publik Desak Pihak Kecamatan dan Dinsos Sergai Turun Tangan. Menyambut HUT RI ke-81, Kabiro Media newsRI Serdang Bedagai Adakan Gelar Berbagai Perlombaan Penuh Gembira. 

Nasional

Jalan Rusak Parah, Diminta Pemkab Deli Serdang Tindak Tegas PT KM Yang Lalu Lalang Menggunakan Alat Berat Di Jalan Pertahanan Patumbak

badge-check


					Jalan Rusak Parah, Diminta Pemkab Deli Serdang Tindak Tegas PT KM Yang Lalu Lalang Menggunakan Alat Berat Di Jalan Pertahanan Patumbak Perbesar

Deli Serdang MI.Org. Disaat musim kemarau datang, masyarakat disekitar jalan Pertahanan Patumbak Kabupaten Deli Serdang setiap hari menghirup debu akibat jalan yang sangat rusak parah.
Mesin pemecah batu (Stone Chuser) dan Aspal Mixer Plant (AMP) yang beroperasi hampir setiap malam menimbulkan asap dan debu kepada masyarakat disekitar. Wajarkah masyaraknhanya mendapatkan 1 karung beras 5-10 beras dan hanya untuk puluh orang.

Akibat dari alat berat dan dumptruk dengan tonase dua puluhan ton mengakibatkan getaran dan rusaknya jalan hotmix yang di bangun pemkab deliserdan padalah kelas jalan hanyalah melas 2 atas kelas3.
Diduga jala n semakin rusak parah dikarenakan adanya kegiatan lalu lalang oleh perusahaan PT KM yang menggunakan alat berat setiap hari. Akibatnya masyarakat disekitar setiap hari harus menghirup udara debu yang sangat menyesakkan.

Seperti diketahui jalan tersebut merupakan jalan kelas 3 yang hanya memperbolehkan beban 8 ton. Menurut keterangan salah seorang warga merupakan tokoh masyarakat dijalan Pertahanan Patumbak Budiman Nadapdap yang juga korban penghirup udara debu bertanya kepada Kepala Desa Patumbak hanya mendapat jawaban “akan kita konfirmasi ya pak” jawab Kades.

Budiman berharap Kades segera turun tangan, kapasitas jalan supaya disesuaikan dengan kelasnya, bila perlu dibuat portal. Hal ini bukan kejamnya pemerintahan desa, tapi sepertinya PT KM terlalu sepele terhadap masyarakat sekitar, ucap Budiman.

Untuk itu diminta kepada Pemkab Deli Serdang bapak Bupati Dr. Asri Ludin Tambunan segera tindak tegas dan perlu dipertanyakan apakah CSR dari PT KM ini jelas atau tidak.

Apabila ini tidak mendapat solusi, Budiman bersama warga juga akan melanjutkan ke DPRD Sumatera Utara Komisi D yang membidangi untuk memanggil dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Dengan adanya RDP nantinya Budiman juga berharap agar melibatkan Pemprov Sumut, Disnaker, DPRD Deli Serdang, Pemkab Deli Serdang dan Pemerintah Desa setempat, kata Budiman dengan nada kesal.

Sebab sudah terlalu banyak hal – hal yang diabaikan perusahaan ini tentang kehidupan manusia disekitar dan rusaknya lingkungan, tutupnya.

(Tiiim..)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Brigif TP 37/ HS Tunjukkan Bukti Pencapaian Nyata di HUT Ke-1

23 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Polsek Juhar Amankan Kerja Tahun Gendang Guro Guro Aron di Desa Keriahen

22 Agustus 2026 - 17:39 WIB

Warga Pearaja Minta Pemkab Humbahas Buka Akses Jalan di Desa Matiti II

20 Agustus 2026 - 06:42 WIB

SEMANGAT PERJUANGAN PAHLAWAN, PRAJURIT YONIF TP 904/GARA MATA KIBARKAN MERAH PUTIH DI DELENG 7 DAYANG

18 Agustus 2026 - 17:18 WIB

KEJAKSAAN TINGGI SUMATERA UTARA SAPA PELAJAR SMA NEGERI 2 PERCUT SEI TUAN, Serukan Gerakan Anti Narkoba & Bijak Menggunakan Media Sosial

18 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Trending di Nasional