Menu

Mode Gelap
Maling Rumah Kosong, 2 Pemuda Tewas Diamuk Massa Jelang Pergantian Tahun , Walikota Medan dan Forkopimda Pastikan Medan Kondusif KETUA DPD SWI SUBULUSSALAM: PENYALURAN DANA BINAAN MEDIA OLEH PEMKO TIDAK ADIL DAN TIDAK TRANSPARAN Ketua DPRD Kabupaten Solok Pimpin Rapat Paripurna Penetapan Propemperda 2026 di Penghujung Tahun 2025. KBH Wibawamukti Terpilihnya Menjadi Posbakum Pengadilan Negeri Cikarang Ditandai Dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU). DUGAAN KORUPSI DANA DESA LAPAHAN BUAYA: MASYARAKAT MINTA PENYELIDIKAN APH ACEH SINGKIL

Nasional

Cinta Terlarang Pimpinan MSB II Subulussalam Korbankan Sopir, Demi Mengamankan Nama Baik

badge-check


					Cinta Terlarang Pimpinan MSB II Subulussalam Korbankan Sopir, Demi Mengamankan Nama Baik Perbesar

 

Subulussalam,Aceh||MediaIndonesia Dugaan perselingkuhan yang menyeret pimpinan perusahaan kembali mencoreng wajah dunia kerja. Seorang sopir bernama Predi mengaku menjadi korban kesewenang-wenangan atas perintah atasannya di PT MSB II Subulussalam. Ia dipecat setelah terlibat kecelakaan mobil, yang menurutnya terjadi saat ia menjalankan perintah pribadi sang manajer untuk menemui wanita diduga selingkuhannya.

Peristiwa itu terjadi pada Agustus 2025 lalu, ketika Predi diminta mengendarai mobil perusahaan menuju arah Gunungtua, Sibolga. “Mobil itu saya bawa di luar jam kerja, tapi atas perintah Pak Sunardi, manajer PT MSB II. Beliau sering menyuruh saya antar keperluan pribadinya, termasuk menemui wanita yang diduga selingkuhannya,” ungkap Predi kepada awak media, Jumat (26/9/2025).

Namun, nahas menimpa. Saat dalam perjalanan, mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan dan menabrak kendaraan lain. Alih-alih dibela, Predi justru dipaksa menanggung kerugian senilai Rp8 juta untuk ganti rugi kendaraan yang tertabrak. Tidak berhenti di situ, status kerjanya pun langsung diputuskan secara sepihak oleh pihak manajemen.

“Semua kesalahan ditimpakan ke saya. Padahal, mobil saya bawa karena perintah langsung manajer. Tetapi, demi menjaga nama baik dan menutupi hubungannya, saya dijadikan kambing hitam,” keluh Predi dengan nada kecewa.

Ia juga menambahkan bahwa kejadian ini bukan sekali dua kali. Sunardi, selaku manajer PT MSB II, disebut kerap menyalahgunakan wewenang perusahaan demi kepentingan pribadi. “Sudah sering saya disuruh antar beliau ke Gunungtua, untuk urusan di luar pekerjaan. Tapi saat musibah terjadi, saya dikorbankan,” tegasnya.

Kasus ini mencuat setelah keluhan Predi menyebar ke publik. Sejumlah pihak menilai tindakan manajemen perusahaan mencerminkan ketidakadilan terhadap pekerja, bahkan bisa masuk dalam kategori pelanggaran ketenagakerjaan.saat awak media menelpon menejer sunardi untuk kompirmasi ,tidak ada jawaban sama sekali .

Masyarakat kini menunggu apakah aparat dan instansi terkait akan turun tangan menyelidiki praktik semena-mena yang dilakukan oknum pimpinan perusahaan tersebut.

Predi yang menjadi korban dalam keternagannya akan mengadukan hal ini ke Dinas Ketenaga kerjaaan Kota Subulussalam dan minta keadilan.

 

Pewarta:ip

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Maling Rumah Kosong, 2 Pemuda Tewas Diamuk Massa

31 Desember 2025 - 15:17 WIB

Jelang Pergantian Tahun , Walikota Medan dan Forkopimda Pastikan Medan Kondusif

31 Desember 2025 - 14:57 WIB

Jan Warista Ginting, Ketua DPC LSM KPK-RI Tanah Karo Ucapkan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

27 Desember 2025 - 09:28 WIB

PT PHPO KIM Gelar Sunat Massal

26 Desember 2025 - 10:36 WIB

Kapolres Pakpak Bharat Diminta Tangkap Penyalur BBM Bersubsidi Secara Ilegal 

21 Desember 2025 - 16:02 WIB

Trending di Nasional