Menu ✖

Mode Gelap
Ujian Integritas Kapolda Sumut Baru: Warga Siantar Diduga Jadi Korban ‘Pengkondisian Kasus’ dan Pemerasan Ratusan Juta Rupiah oleh Oknum Ditreskrimum/PPO. Bantah Hoaks Pungutan Rp 100 Ribu Per Siswa, SMAN 2 Pematangsiantar Tegaskan Sumbangan Komite Murni Sukarela. Buktinya Variasi Rp 20 Ribu, Rp 30 Ribu, Hingga Rp 50 Ribu Dugaan Upah Kutip Kompo Tersendat, Asisten Afdeling 2 Kebun Tanah Raja PTPN IV Regional 1 Memilih Bungkam. MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Gibran Tetap Sah Sebagai Wakil Presiden RI Minimnya Pengawasan, Proyek Berjalan Tanpa Papan Plang PT PHPO Belawan Salurkan Beasiswa Prestasi ke SMKN 3 Medan

Nasional

Ketua IMO Karo Jan Warista Ginting: Semangat Pahlawan Harus Hidup dalam Jurnalisme yang Jujur dan Berani

badge-check


					Ketua IMO Karo Jan Warista Ginting: Semangat Pahlawan Harus Hidup dalam Jurnalisme yang Jujur dan Berani Perbesar

 

TANAHKARO -Media Indonesia.org. Ketua Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Cabang Kabupaten Karo, Jan Warista Ginting, mengajak insan pers di daerah untuk menjadikan Peringatan Hari Pahlawan 10 November sebagai momentum meneguhkan kembali semangat keberanian, kejujuran, dan tanggung jawab sosial dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Menurut Jan Warista, di tengah derasnya arus informasi digital dan persaingan media online, menjadi jurnalis hari ini memerlukan semangat kepahlawanan baru: berani menyuarakan kebenaran meski tidak populer, tetap independen di tengah tekanan kepentingan, serta setia pada nurani publik.

“Pahlawan masa kini adalah mereka yang berani menjaga kebenaran dan keadilan informasi. Dalam konteks media, pahlawan itu adalah jurnalis yang tidak mudah tergoda oleh kepentingan politik atau ekonomi, dan tetap berpihak pada fakta serta suara rakyat kecil,” ujar Jan Warista di Kabanjahe, Senin (10/11/2025).

“Ia menilai tantangan terbesar dunia jurnalistik lokal saat ini bukan hanya keterbatasan sumber daya, tetapi juga tekanan ekosistem digital yang mendorong kecepatan di atas akurasi. Banyak media, katanya, terjebak dalam konten instan dan kehilangan esensi idealisme pers sebagai pilar demokrasi.

“Di era klik dan viral, jurnalisme berintegritas adalah bentuk kepahlawanan modern. Tugas kita menjaga agar media tidak menjadi alat propaganda, tapi tetap menjadi ruang publik yang mencerahkan,” tegasnya.

“Jan Warista juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara media, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem informasi yang sehat di Kabupaten Karo. Ia berharap jurnalis daerah mampu menjadi jembatan aspirasi dan kontrol sosial tanpa kehilangan profesionalitas.

“Kalau dulu pahlawan berjuang dengan senjata, sekarang jurnalis berjuang dengan pena dan data. Karena dari informasi yang benar, masyarakat bisa menentukan arah masa depan daerahnya,” ujarnya menutup.

“Momentum Hari Pahlawan 2025, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa keberanian dan integritas masih menjadi nilai utama — bukan hanya di medan perang, tetapi juga di ruang redaksi.

(Dedek Perangin angin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bantah Hoaks Pungutan Rp 100 Ribu Per Siswa, SMAN 2 Pematangsiantar Tegaskan Sumbangan Komite Murni Sukarela. Buktinya Variasi Rp 20 Ribu, Rp 30 Ribu, Hingga Rp 50 Ribu

8 Oktober 2026 - 13:29 WIB

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Gibran Tetap Sah Sebagai Wakil Presiden RI

7 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Sengketa Tanah Wakaf Memanas di Desa Sungai Raya, Warga Muslim Desa Sungai Raya Pasang Plang dan Minta Kades dan 12 orang pembuat hibah palsu di Proses Hukum

5 Oktober 2026 - 02:50 WIB

Warga Resah, Rekonstruksi Jalan Gang Karya 7 Pangkalan Mashur Dikebut Sehari Asal Jadi dan Tanpa Plang

5 Oktober 2026 - 02:43 WIB

Gerak Cepat Bupati Karo Antonius Ginting Atasi Banjir, Drainese Simpang Enam Lau Dah Kabanjahe Direvitalisasi

4 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Trending di Nasional