Menu

Mode Gelap
Polemik Saluran Aliran Irigasi Dibendung Sepihak Oleh Salah Seorang Warga, Masyarakat Petani Sei Rejo Menjadi Resah. Ada Apa Dengan Muliono Kades Sei Rejo yang Menghindari Wartawan Padahal Sudah Berjanji Untuk Bertemu. PERKEBUNAN DI SUBULUSSALAM BEROPERASI TANPA IZIN LENGKAP, MASYARAKAT PROTES KARENA TINDAKAN PEMKO SEKARANG SENYAP Ketua DPC LSM KPK. RI. Kabupaten Karo. Ucapkan Selamat Atas Pernikahan Resepsi Pernikahan Anak Kepala Desa Pergendangen Tigabinga Figur Mengayomi dan Humanis, M. A. Bahrum Mantap Melangkah Menuju Ketua KNPI Kabupaten Langkat Melakukan Sesuatu Dengan Tepat Tampa Membuang Sumber Daya “Apa Itu Efisiensi “

Uncategorized

Keberadaan Vendor di Kebun Tanah Raja Diduga Hanya Sebatas Formalitas Saja.

badge-check


					Keberadaan Vendor di Kebun Tanah Raja Diduga Hanya Sebatas Formalitas Saja. Perbesar

Sergai –  Media Indonesia –  Keberadaan Vendor selaku rekanan mitra kerja di Kebun Tanah Raja diduga kuat hanya sebatas formalitas saja, atau cuma namanya saja yang ada, namun faktanya mereka tidak melakukan apa yang menjadi pekerjaan mereka, karena pekerjaan tersebut masih dikerjakan sendiri oleh karyawan itu sendiri, seperti pada Vendor yang mengerjakan pekerjaan kutip kompo.
Karena sebagai mana diketahui, pekerjaan kutip kompo pada pekerjaan karet itu sudah dikerjakan oleh pihak vendor, yang berarti para karyawan penderes tidak lagi dibebankan untuk kutip kompo, karena sebelumnya pekerjaan tersebut emang dikerjakan oleh penderes itu sendiri, hal tersebut sesuai dengan keterangan dari Edi Suyanto Mandor Afdeling 2 dan Retno Pratama Asisten Afdeling 2, pada hari Senin (05/01/2026).
Namun sayangnya pihak Management Kebun Tanah Raja diduga tidak ada mensosialisasikan kepada para penderesnya, sehingga para penderes tidak mengetahui secara pasti nya mengenai tekhnis pekerjaan kutip kompo, karena merasa bekerja seperti biasanya meskipun dibayar oleh pihak vendor.
Sementara menurut informasi yang dihimpun awak Media, para penderes ada yang mengatakan bahwasannya pekerja kutip kompo itu mereka sendiri yang mencari dan sudah bekerja lama bukan dari vendor, kami kasih upah sebesar Rp 600.000 / bulan, sementara upah kutip kompo dari Mandor yang katanya dari Vendor sebesar Rp 480.000, makanya kami nombok Rp 120.000/ bulan.
Sementara di Mandoran Edi Suyanto, para penderes nya sendiri langsung yang melakukan kutip kompo, karena pekerja kutip kompo nya telah diberhentikan oleh Mandor Edi, meskipun dibayar kan upahnya.
Melihat hal tersebut, tentu pihak vendor tidak melakukan kewajibannya, karena semua itu masih dilakukan sendiri oleh para penderes nya, mulai dari memberikan upah kutip kompo oleh Mandor yang merupakan karyawan juga dan pelaksanaan kutip kompo juga karyawan penderes itu sendiri, sehingga peran dari pihak vendor tidak terlihat jadi terkesan hanya namanya saja namun yang bekerja dilapangan tetap juga karyawan itu sendiri, sementara pihak Management Kebun Tanah Raja juga tidak ada melakukan tindakan, tentu ini menjadi tanda tanya besar, ” Ada apa antara pihak Management Kebun Tanah Raja dengan pihak Vendor.” (Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polemik Saluran Aliran Irigasi Dibendung Sepihak Oleh Salah Seorang Warga, Masyarakat Petani Sei Rejo Menjadi Resah.

16 Januari 2026 - 07:59 WIB

Ada Apa Dengan Muliono Kades Sei Rejo yang Menghindari Wartawan Padahal Sudah Berjanji Untuk Bertemu.

16 Januari 2026 - 07:55 WIB

Ketua DPC LSM KPK. RI. Kabupaten Karo. Ucapkan Selamat Atas Pernikahan Resepsi Pernikahan Anak Kepala Desa Pergendangen Tigabinga

15 Januari 2026 - 17:52 WIB

Melakukan Sesuatu Dengan Tepat Tampa Membuang Sumber Daya “Apa Itu Efisiensi “

15 Januari 2026 - 01:31 WIB

Gubernur Sumut Berikan Sekolah Gratis, Ombudsman RI Berikan Apresiasi.

13 Januari 2026 - 08:17 WIB

Trending di Uncategorized