SERGAI – Media Indonesia – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Perjuangan Rakyat Cinta Lingkungan Hidup (PRCLH) bersama masyarakat, pemuda, pelajar, mahasiswa, dan komunitas lingkungan menggelar kegiatan “17 Agustus di Mangrove – Merdeka Bersama Alam” di Hutan Mangrove Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, Senin (17/08/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat “Bersatu, Peduli, dan Beraksi untuk Lingkungan” ini menjadi momentum untuk memaknai kemerdekaan tidak hanya melalui perayaan, tetapi juga dengan aksi nyata menjaga dan melestarikan lingkungan pesisir.
Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan berbagai kegiatan edukatif dan sosial, di antaranya upacara dan doa bersama, penanaman 100 pohon mangrove, aksi bersih-bersih pesisir, lomba edukasi lingkungan, lomba makan krupuk, serta panggung hiburan dan kebersamaan.
Penanaman mangrove menjadi salah satu kegiatan utama sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem pesisir.
Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pantai, menjadi habitat berbagai biota, serta membantu menjaga keseimbangan lingkungan.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang bagaimana kita meneruskan perjuangan dengan menjaga tanah, laut, hutan, dan lingkungan yang menjadi bagian dari kehidupan kita.”Ucap ketua PRCLH saat dipodium.
Melalui kegiatan ini, PRCLH mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan lingkungan sebagai bagian dari semangat kemerdekaan. Keterlibatan rakyat, pemuda, pelajar, mahasiswa, dan komunitas lingkungan diharapkan dapat memperkuat gerakan bersama dalam menjaga kawasan pesisir dan mangrove.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan menumbuhkan kesadaran generasi muda bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan semangat “Satu Pohon Hari Ini, Seribu Manfaat Esok”, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada peringatan 17 Agustus, tetapi menjadi awal dari gerakan lingkungan yang berkelanjutan di kawasan pesisir. (Red).









