Menu ✖

Mode Gelap
Nelayan Tanjung Beringin Luruskan Disinformasi: Operasional SPBUN 18.209.051 Sergai Sesuai Aturan, Isu Mark-Up Harga Tidak Benar. Tragedi Anak Krakatau dan Tanggung Jawab Negara Melindungi Jurnalis PD MIO Indonesia Karo 2026-2030 Serahkan Laporan Keberadaan ke Kesbangpol Soroti Legalitas Ternak Ayam di Paya Bagas, Tiga Pejabat Sergai Kompak Bungkam. Dugaan Pembiaran Penyalahgunaan Solar Subsidi di SPBUN Tanjung Beringin, Publik Desak Polda Sumut Turun Tangan. Koordinator Bidang Pidana Khusus Wakili Kajati Sumut Pada Kegiatan Pelantikan Dan Pengukuhan Rusdy Sofyan Sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan (BPKP) Sumatera Utara

Berita

Kerata Api Menabrak Sebuah Mobil Dan Terseret Sampai 150 Meter Di Deli Serdang, 2 Orang Tewas Di Tempat

badge-check

foto: Mobil Daihatsu Xenia yang ditumpangi korban terjatuh di bawah jembatan setelah tertabrak kereta api di Desa Sukamandi Hulu Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang, Rabu (11/6/2025). Dalam peristiwa ini ada dua orang korban yang meninggal dunia.

DELI SERDANG/MEDIA INDONESIA, Dua orang penumpang mobil Daihatsu Xenia bernomor Polisi BM 1103 ZR tewas di tempat setelah mobil yang ditumpangi tertabrak kereta api di jalan perlintasan tanpa palang pintu di Desa Sukamandi Hulu Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang, Rabu (11/6/2025).

Korban yang meninggal yaitu Sulaiman Lubis (52) warga Desa Bandar Dolok Kecamatan Pagar Merbau Sedangkan korban yang satu lagi bernama Hairani (52) warga Desa Bangun Purba Kecamatan Bangun Purba Deli Serdang.

Keduanya sempat terjepit karena mobil mengalami remuk.

Informasi yang diperoleh peristiwa kecelakaan ini terjadi sekira pukul 16.00 WIB.

Saat itu korban baru saja berbelok dari Jalan Lintas Sumatera dan mengarah ke Jalan Benteng Desa Sukamandi Hulu.

Setibanya di jalur kereta melintas kereta api Putri Deli berpenumpang jurusan Tanjung Balai-Medan.

Disebut-sebut pria yang menjadi korban sehari-hari berprofesi sebagai supir angkutan online.

Sedangkan yang wanita adalah Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan keterangan yang tertera di KTP korban.

Belum dapat dipastikan apakah keduanya punya hubungan kerabat atau hanya sebatas hubungan antara penumpang dan sewa

Sebelumnya keduanya ini sempat disangka sebagai pasangan suami istri.

Pantauan wartawan di lapangan mobil yang ditumpangi korban sempat terseret sekitar 150 meter.

Mobil baru terhenti setelah berada di area jembatan di dekat persawahan. Terlihat kalau mobil dalam keadaan rusak berat.

Hampir seluruh bodinya rusak parah dan remuk.

Dua roda baik di bagian depan dan belakang sempat terlepas karena ada bagian yang patah.

Sementara itu pada bagian dalam khususnya jok terlihat banyak bercak darah.

Sekira pukul 17.00 WIB jasad kedua korban pun langsung dievakuasi  dan dibawa ke RSUD Amri Tambunan.

Untuk mobil hingga sore hari belum bisa dievakuasi karena kondisi medan yang cukup berat.

“Lagi sepi tadi kejadiannya karena memang di sini kan sepi lalu lintasnya. Nggak nampak mungkin orang ini makanya tertabrak. Di sini sering kecelakaan karena nggak pakai palang perlintasan,” ujar Tarigan warga sekitar.

Lokasi kecelakaan ini hanya berjarak sekitar 1 km  dari jalan Desa Sambirejo yang juga tanpa palang pintu perlintasan atau tempat dimana titik kecelakaan yang sempat menewaskan satu keluarga atau 6 orang pada Juli 2024.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Deli Serdang, AKP Nasrun yang ditemui di lokasi belum bersedia untuk berkomentar banyak terkait kasus ini.

Pihaknya mengaku masih mengumpulkan data-data terlebih dahulu. (RED/TM)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Ketikan Iseng Menjadi Portofolio Nyata: Kisah Arjun Abdi Hutagalung Raup Ratusan Juta dari Menulis

24 September 2026 - 12:26 WIB

Lawan Budaya “Pingpong” Birokrasi, Wilson Lalengke Resmi Laporkan Kapolda Sumsel Shandi Nugraha ke Divpropam Mabes Polri

23 September 2026 - 14:44 WIB

Diplomasi Pewarta Warga: PPWI dan Kedubes Maroko Sepakati 9 Langkah Strategis Kemitraan Media dan Budaya

21 September 2026 - 15:23 WIB

Ghana Tegaskan Rencana Otonomi Maroko Sebagai Satu-Satunya Solusi Realistis dan Langgeng untuk Isu Sahara

21 September 2026 - 15:13 WIB

KEMBALIKAN MARWAH NU, SELAMATKAN JAM’IYYAH

21 September 2026 - 15:00 WIB

Trending di Nasional